close

Polisi Buru Perempuan Perekam Video Pengancam Penggal Kepala Presiden Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polisi masih mencari keberadaan sosok perempuan yang merekam serta menyebarkan video yang berisi ancaman “penggal kepala Jokowi” oleh tersangka Hermawan Susanto (HS).

Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sosok perempuan tersebut berinisial A yang diduga berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

“Masih dilakukan penelusuran. Ibu berinisial A diduga berasal dari Sukabumi, Jawa Barat dan kami sudah berkoordinasi dengan tim di Sukabumi untuk mencari keberadaan ibu A,” kata Ade.

Sebelumnya, polisi menetapkan Hermawan Susanto jadi tersangka setelah mengancam akan memenggal kepala Jokowi atau Presiden Joko Widodo. Hermawan Susanto akhirnya diringkus di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5), sekitar pukul 08:00 WIB oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.


Dalam kasus ini, Hermawan yang diketahui bekerja sebagai karyawan di Yayasan Badan Wakaf Al-Qur’an di Tebet Timur, dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden.

“Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden,” ucap Ade.

Sebelumnya, rekaman video yang menampilkan ancaman Hermawan Susanto, sempat menggegerkan media sosial Twitter. Dalam video tersebut, memperlihatkan ada para pendemo berteriak-teriak saat menggelar aksi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Jumat (10/5) kemarin dan Hermawan terlihat berbicara menggunakan nada berteriak dengan ada kata-kata ‘penggal kepala Jokowi’.

Dalam video yang viral tersebut, pria kelahiran 8 Maret 1994 tersebut diduga melakukan ujaran bernada ancaman pembunuhan pada simbol negara yakni Presiden saat berada di tengah aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019) sekitar pukul 14.40 WIB.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tidak Terjadi Kebakaran di Gedung Bawaslu RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan mengonfirmasi tidak...

188 Korban Aksi 22 Mei Dirawat di RS Budi Kemuliaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rumah Sakit Budi Kemuliaan di Jakarta...

Kronologis Penyerangan Aparat Terhadap Tim Medis Dompet Dhuafa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim Medis Dompet Dhuafa mengalami perlakuan...

Usai Kericuhan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot...

Kerusuhan Pascapengumuman Pilpres, Ganjar Pranowo Sebut Ada Provokator

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut...

Jenazah Ustadz Arifin Dishalatkan di Masjid Al-Munawar Malaysia

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Jenazah pendakwah dan Pimpinan Majelis...

TERPOPULER

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Rizal Ramli Melepas Seribuan Massa Aksi 22 Mei Menuju Bawaslu

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian RI Rizal Ramli melepas seribu lebih peserta Aksi 22 Mei yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) di Rumah Perjuangan Rakyat, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) siang.