JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit mengingatkan pemerintah dan berbagai pihak agar mencermati dan berhati-hati dalam menyikapi reklamasi teluk Jakarta bagi kelangsungan kedaulatan Indonesia di masa mendatang.
“Sasaran Reklamasi Teluk Jakarta, adalah menguasai apa yang dulu dikenal sebagai Pelabuhan Sunda Kelapa,” kata Pengamat geopolitik ini lewat rilis yang diterima SERUJI, Jumat (3/11).
Ia menjelaskan bahwa sejumlah sejarawan Eropa memang sempat membantah beberapa studi sebelumnya yang mengatakan Pelabuhan Sunda Kelapa atau Calapa sebagai pelabuhan terbesar di Jawa Barat.
“Memang benar, pelabuhan terbesar Jawa Barat pada abad ke-16 adalah Pelabuhan Banten. Sebuah daerah yang awalnya dikuasai Kerajaan Padjajaran, namun setelah Padjajaran melemah, Sunan Gunung Jati dan putranya Hasanudin, berhasil merebut Banten Girang, atas arahan dari Kerajaan Islam Demak,” jelasnya.
Namun, lanjutnya, dalam cara pandang geopolitik sebagai bagian integral dari wawasan geopolitik, untuk memblokade Pelabuhan Banten tersebut maka pihak asing, baik Barat maupun Timur, harus menguasai Pelabuhan Sunda Kelapa.
“Begitu menguasai Pelabuhan Sunda Kelapa, dan mematahkan perlawanan Banten, maka asing pada hakekatnya berhasil menguasai Laut Jawa dan Selat Sunda sekaligus. Sebab Banten, merupakan daerah yang membatasi Laut Jawa dan Selat Sunda,” ungkapnya.

PELABUHAN SUNDA KELAPA….? Dimana Tempat Perusahaan Belanda Memasuki indonesia… Sampai 350 tahun.
Masuk akalkah negara yang notabe perekonomian jauh di atas indonesia mengirimkan tenaga kerja..?dengan adany reklamasi,meikarta,dan mulai mulusny peradaban di luar jawa..*…keliatany nanti akan ada imigrasi besar besaran,,.*
masuk akalkah pengusaha yang terkenal pelit mau memberi gaji besar pekerja dari luar jika ada pekerja lokal yang lebih murah..*mungkinkah ada tekanan dari pihak pemerintah asalya…?
Apa mungkin sebelum rezim ini berkuasa sdah ada deal deal, kan dl pernah bilang ga pnya dwit wat nyapres dan ini demi kelanjutan berkuasanya rezim ini.
Udah gini aja,,, reklamasi teluk jakarta cocoknya diambiL alih oleh pemerintah aja tuk bikin lapangan pekerjaan ato keperluan lainnya tuk kepentingan masyarakat jakarta,,, sy sndr tdk trima klo simata cipit tinggal disana smp kpn pun sy tdk iklas,,, tolong kpd bpk presiden jokowi dodo agar kiranya bijak dlm menanggapinya tuk kelangsungan hidup rakyat jakarta dn indonesia
Nah…kn…baru kebuka….awalnya aja sbnarnya dah tau kemana arahnya…cman ga ada yang larang….
pulau reklamasi..surga untuk wrga asing…
NERAKA buat rakyat kcil..