Pemkot Banjar, Sudah 6 Tahun Tarik Zakat ASN

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID – Rencana pemerintah akan melakukan pemotongan zakat 2,5 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim, menuai polemik. Namun, bagi pemerintah kota Banjar, Jawa Barat, hal tersebut sudah tidak jadi permasalahan. Pasalnya pembayaran zakat profesi 2,5 persen dari gaji ASN sudah berjalan sejak 6 tahun yang lalu.

Sejak tahun 2012 yang lalu, saat Wali Kota Banjar dipimpin oleh Herman Sutrino, pemkot mewajibkan setiap ASN dilingkungan pemerintah Kota Banjar untuk membayarkan zakat 2,5 persen dari gaji.

“Pemkot Banjar sudah hampir 6 tahun mewajibkan PNS membayar zakat profesi, dari awal terkumpul dana zakat Rp300 juta hingga saat ini mencapai Rp9 miliar,” kata Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih saat ditemui SERUJI, Jumat (9/2).

Pemkot Banjar bekerjasama dengan Badan Zakat Nasional (Baznas) sebagai penyalur zakat dan pengelola zakat. Baznas menyalurkan kepada mustahiq, yang berhak, diantaranya, dhua’fa, fakir miskin, bedah rumah, pendidikan agama, prestasi, dan yang lainnya.

“Biasanya kalo sudah sampai rumah suka lupa bayar zakat, karna kesibukan sebagai PNS. Jadi Pemkot mewajibkan bayar zakat melalui Baznas agar satu pintu,” terang Ade Uu.

Wali Kota mengungkapkan, kedepannya pemerintah Kota Banjar akan bekerja sama dengan perbankan dan Baznas agar pembayaran zakat profesi bisa dilakukan secara online.

“Dengan adanya zakat seperti ini warga yang kurang mampu, dhua’fa dan korban bencana terbantu,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, Ngadimin, ASN di pemerintahan Kota Banjar, sangat mendukung dengan program pemkot Banjar.

“ASN tidak harus ribet membayar zakat profesi ke yang lain, karena sudah di tunjuk pengelolaan dana zakat oleh Baznas Kota Banjar,” ujarnya. (Degum/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER