Pemakaman KH Maimoen Zubair di Mekkah Dipadati Jamaah Haji Asal Indonesia

MEKKAH, SERUJI.CO.ID – Prosesi pemakaman ulama KH Maimoen Zubair di Pemakaman Ma’la, Kota Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8) dipadati oleh jamaah haji asal Indonesia yang ingin menyaksikan.

Dikutip dari Antara, pemakaman dilakukan usai jenazah disholatkan bagda ibadah sholat zuhu di Masjidil Haram. Selanjutnya, jenazah Mbah Moen dibawa ke pemakaman Ma’la.

Suasana di sekitar pemakaman dipadati jamaah yang ingin mengantarkan Mbah Moen ke tempat peristirahatan terakhir.

Jamaah asal Indonesia sudah menunggu sejak sebelum waktu shalat zuhur atau sesaat setelah jenazah diberangkatkan dari Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekkah menuju Masjidil Haram.

Bahkan banyak jamaah yang rela sholat zuhur di pinggiran jalan dekat pemakaman agar bisa menyaksikan langsung prosesi pemakaman ulama pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa tengah itu.

Terlihat tokoh yang tampak hadir di pemakaman, salah satunya Ustad Wijayanto.

Pemakaman Ma’la berlokasi di kampung asal Nabi Muhammad SAW dan merupakan tempat dimana istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah, dimakamkan.

Kondisi pemakamannya berbeda dengan pemakaman pada umumnya di Indonesia.
Kawasan pemakaman itu rata oleh pasir berwarna cokelat dengan dua batu sebagai penanda.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER