Mobil Terbakar di MT Haryono, Diduga Upaya Mencelakakan Jamaah Pengajian FPI

JAKARTA – Sebuah mobil berjenis SUV terbakar di depan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) jalan MT. Haryono, di daerah Cawang Kompor, Jakarta Timur, dini hari tadi, Ahad (16/4). Lokasi mobil yang terbakar tersebut tidak jauh dari acara pengajian Tabligh Akbar Isra’ Miraj yang menghadirkan Habib Rizieq Syihab sebagai penceramah.

Laporan dari lokasi kejadian mengatakan, mobil tersebut terbakar sekitar pukul 0.46 di turunan jalan MT. Haryono yang mengarah ke lokasi pengajian.

“Kebakaran mobil di cawang kompor,” lapor akun @arrazy1928 yang dimention ke akun @TMCPoldaMetro milik Polda Polda Metro Jaya.

Mobil yang terbakar tersebut terus meluncur turun dan baru berhenti setelah menabrak sepeda motor di tempat parkir kendaraan jamaah pengajian. Beberapa sepeda motor ikut terbakar.

Imam Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Muhsin bin Zaid Alattas menduga kebakaran mobil yang mengarah ke lokasi yang tidak jauh dari acara pengajian Habib Rizieq sebagai upaya untuk mencelakakan jamaah pengajian.

Dugaan FPI tersebut selain karena mobil yang terbakar terus berjalan di turunan jalan MT. Haryono mengarah ke arah jamaah, juga karena ditemukan dua mobil lainnya tanpa pemilik di lokasi yang tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya menjelang turunan jalan MT. Haryono.

Di dalam kedua mobil tersebut ditemukan beberapa jerigen minyak tanah yang terisi penuh.

Hal lain yang mencurigakan, lanjut Habib Muhsin, pengemudi dan penumpang yang berjumlah empat orang dari mobil yang terbakar tersebut, keluar dari mobil menyelamatkan diri, lantas berlari ke arah yang menjauhi jamaah.

“Anehnya kalau mereka ingin mencari pertolongan, harusnya berlari ke arah jamaah yang berkumpul. Tapi ini justru mereka berlari menghindari dan menjauhi jamaah yang sedang berkumpul,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, FPI meminta polisi mengusut tuntas apa motif dibalik semuanya, apalagi disaat kejadian polisi sama sekali tidak ada di lokasi kejadian, bahkan saat FPI melaporkan kepada polisi peristiwa tersebut, polisi baru datang setelah 3 jam.

“Biasanya acara yang rutin diadakan tiap tahun ini selalu dipenuhi pengamanan aparat. Bahkan pengamanan dari personil polisi ini lengkap seperti tahun lalu, hingga acara selesai dan jamaah bubar,” kata Habib Muhsin.

Sementara itu pihak kepolisian masih menyelidiki motif dari kejadian tersebut juga siapa pemilik mobil yang terbakar.

“Pemiliknya belum tahu, orang tidak ada yang mengakui itu punya siapa,” kata Kapolres Jaktim Kombes Andry Wibowo, kepada media, pagi, Ahad (16/4).

Sebagaimana informasi dari FPI, tidak jauh dari lokasi mobil yang terbakar polisi menemukan 2 mobil yang berisi 4 buah jerigen. Kedua mobil tersebut adalah Toyota Kijang dengan plat nomor B 7208 EQ dan Kijang Grand dengan plat nomor B 1552 AH. Dua mobil tersebut masih diselidiki polisi.

“Belum tahu punya siapa kedua mobil tersebut, pelatnya juga bodong,” kata Andry.

 

EDITOR: Arif R

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

7 KOMENTAR

  1. Namun dri Kapolda menyatakan bahwa hal itu adalah hoax.
    Mobil terbakar itu bukan sengaja dibakar untuk jamaah HRS. Melainkan karena kerusakan mesin seperti halnya kendaraan lainnya yang sering terbakar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER