Kemenhub Tetap Lakukan “Ramp Check” Selama Idul Fitri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tetap melakukan pengecekan kelaikan “ramp check” untuk memastikan bahwa semua pesawat laik terbang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara, di Jakarta, Rabu (5/6), mengatakan bahwa para inspektur penerbangan baik dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat udara (DKUPPU) dan inspektur penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I-X tetap melakukan “ramp check” pada Hari Raya guna tetap memastikan pesawat laik terbang.

“Hingga perayaan Lebaran, kami tidak berhenti untuk melakukan ‘ramp check’. Untuk memastikan bahwa bahwa pesawat dalam keadaan laik terbang, hal itu ditekankan karena aspek keselamatan dalam dunia penerbangan merupakan hal utama, ‘no go item’,” ujar Polana.

“Ramp check” pesawat telah dilakukan sebanyak 1.411 kali dengan 474 pesawat yang teregistrasi. Pengecekan dilakukan oleh Inspektur Penerbangan kelaikudaraan baik inspektur kelaikudaraan, operasi penerbangan, keselamatan kabin dan operator pesawat.

Di tempat terpisah, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Capt. Avirianto memaparkan, tipe pesawat yang diperiksa berjumlah 1.411 jenis pesawat di antaranya tipe Airbuss A330, ATR 42, ATR 72, Boeing 737-300, Boeing 737–500, Boeing 737-800 NG, Boeing 737-900 ER, Boeing 777, Cessna 208B, CRJ 1000, DHC–6, Dornier 328, serta Embraer Phenom 505.

Sementara hasil ramp check berdasarkan operator penerbangan ada sebanyak 19 yaitu Airfast Indonesia, Asi Pujiastuti, Aviastar Mandiri, Batik Air, Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, Hefilift Indonesia, Indonesia Air Asia, Indonesia Air Asia Extra, Lion Air, NamAir, Pelita Air, Sriwijaya Air, TransNusa Aviation, Travel Express Aviation Service, Tri MG, Travira Air, Trigana Air, Wings Air.

Ramp check telah dilakukan di 37 bandar udara secara random. Paling banyak dilakukan di Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng sebanyak 84 pesawat yang di ramp check dari 74 pesawat yang teregister, untuk Bandar Udara Hang Nadim Batam (BTH) sebanyak 66 pesawat berhasil di ramp check dari 58 pesawat yang teregister, disusul Bandar Udara Internasional Kualanamu sebanyak 60 pesawat dilakukan ramp check dari 50 jumlah pesawat yang teregister.

“Status ramp check sampai dengan 5 Juni pukul 12.00 WIB registrasi pesawat yang di ramp check sebanyak 474 pesawat teregister, sedangkan sampai saat ini ada 24 pesawat teregister yang belum di ramp check dan 44 pesawat melaksanakan ‘maintenance’ di hanggar,” jelas Avirianto.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy