Kasad TNI: TNI Jangan Dikuasai Oleh Partai Politik

0
212
  • 5
    Shares
Hari Juang Kartika
Inspektur Upacara Letkol Inf. Shofanuddin, SIP saat memeriksa pasukan upacara Hari Juang Kartika, di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Jum’at (15/12/2017). (Foto: Syahrial/SERUJI)

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono mengingatkan kepada seluruh prajuritnya untuk tidak terlibat dalam ranah politik yang kian memanas menjelang pesta demokrasi tahun 2019 mendatang.

“Saya akan mengingatkan para prajurit sekalian seperti yang diamanatkan Panglima Besar Jenderal Sudirman, bahwa TNI jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga,” demikian amanat Kasad TNI Mulyono yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Letkol Inf. Shofanuddin, SIP pada upacara memperingati Hari Juang Kartika, di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Jum’at (15/12).

Mulyono menjelaskan, saat ini suhu politik di Indonesia mengalami peningkatan, akibatnya akan mendorong terjadinya perang informasi di media sosial, ujaran kebencian serta hoax terus mengisi ruang publik dan semakin menimbulkan ketidaknyamanan bahkan dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“TNI AD harus netral dan tidak boleh terlibat, dilibatkan, atau melibatkan diri dalam politik praktis, ke depan saya tidak segan dan ragu untuk memberikan tindakan dan hukuman apabila ada anggota TNI AD yang mencederai amanat reformasi ini,” tegasnya.

Pantauan SERUJI di lapangan, usai pelaksanaan upacara, peserta disuguhi dengan tarian-tarian daerah yang berasal dari seniman-seniman lokal.

Peringatan Hari Juang Kartika ini juga turut dimeriahkan dengan aksi donor darah, pengobatan massal, dan pembagian sembako.

Hadir pada acara tersebut Dandim 01/04 Aceh Timur beserta seluruh jajarannya, Kapolresta Langsa, Sekda beserta unsur Forkopimda Kota Langsa, Kepala BNK Kota Langsa, FKPPI, dan SAR Kota Langsa.

Selain TNI/POLRI, peserta upcara juga diikuti oleh Resimen Mahasiswa, Pramuka serta para pelajar. (Syahrial/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU