Kapolrestabes Surabaya Tanamkan Kebhinekaan Pada Mahasiswa Baru


SURABAYA – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal menanamkan jiwa kebhinekaan kepada ratusan mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (16/9).

Saat berbicara dalam Orientasi Dinamika Fakultas Mahasiswa Baru di kampus berbasis Islam itu Iqbal menekankan bahwa jiwa kebhinekaan dapat menangkal gerakan radikalisme.

“Mahasiswa harus turut serta dalam menangkal gerakan radikalisme agar tidak sampai menjalar ke berbagai elemen masyarakat,” katanya.

Karenanya dia menekankan pentingnya masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk mewaspadai gerakan yang ingin menanamkan paham radikalisme untuk memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan kembali menggalakkan kebhinekaan, kami yakin akan dapat menjadi penangkal bagi paham-paham yang dapat merusak keutuhan bangsa,” tuturnya.

Terdapat 580 mahasiswa baru yang menyimak paparan bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Paham Antiradikalisme” yang disampaikan oleh mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya itu.

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close