Kapolrestabes Surabaya Tanamkan Kebhinekaan Pada Mahasiswa Baru

SURABAYA – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal menanamkan jiwa kebhinekaan kepada ratusan mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (16/9).

Saat berbicara dalam Orientasi Dinamika Fakultas Mahasiswa Baru di kampus berbasis Islam itu Iqbal menekankan bahwa jiwa kebhinekaan dapat menangkal gerakan radikalisme.

“Mahasiswa harus turut serta dalam menangkal gerakan radikalisme agar tidak sampai menjalar ke berbagai elemen masyarakat,” katanya.

Karenanya dia menekankan pentingnya masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk mewaspadai gerakan yang ingin menanamkan paham radikalisme untuk memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan kembali menggalakkan kebhinekaan, kami yakin akan dapat menjadi penangkal bagi paham-paham yang dapat merusak keutuhan bangsa,” tuturnya.

Terdapat 580 mahasiswa baru yang menyimak paparan bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Paham Antiradikalisme” yang disampaikan oleh mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya itu.

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER

KUNTUM KHAIRA UMMATIN

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.