KAHMI: Kader HMI Harus Jadi Penengah Paham Liberalisme dan Radikalisme

PAMEKASAN – Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Jawa Timur Dr Ahmad Noer Fuad berharap paham yang terwujud di kalangan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah penengah antara liberalisme dan radikalisme.

“Konsep ke-Islam-an HMI itu adalah luwes, menghargai perbedaaan paham, aliran dan pendapat,” kata Fuad saat menjadi pembicara dalam acara stadiun general pada pembukaan Latihan Kader tingkat II (LK-II) Se-Nusantara di Pamekasan, Sabtu (22/4) malam.

Fuad menjelaskan bahwa nilai ke-Islam-an yang diinginkan dalam Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI adalah Islam yang membumi, inspiratif, dan meng-Indonesia.

“Sebab, Islam bukan merupakan bentuk dari sebuah agama, melainkan sebagai nilai-nilai agama. Oleh karenanya, bentuk ke-Islam-an akan senantiasa berbeda antara satu daerah dengan daerah lain, akan tetapi nilai universal yang terkandung di dalamnya adalah sama,” ungkapnya.

Fuad mengatakan, doktrin keseimbangan menjadi doktrin dasar bagi kader-kader HMI seperti yang tertuang dalam NDP HMI, antara iman, ilmu dan amal soleh.

Iman merupakan identitas teologis sebagai mahluk yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, ilmu sebagai sarana dan media dalam mendekatkan diri kepada Tuhan, sedangkan amal soleh merupakan modal yang harus dimiliki dalam mengarungi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Akademisi dari Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya ini menjelaskan bahwa liberalisme menekankan peran kehidupan dominan pada identitas diri manusia, dan mengabaikan nilai-nilai keagamaan, sedangkan radikalisme cenderung hanya membenarkan kelompok tertentu dan menganggap kelompok lain salah.

“Jika dua paham ini dominan di negeri ini, maka disintegrasi bangsa bisa menjadi persoalan yang serius dan keutuhan NKRI bisa terancam,” terang Fuad.

Fuad lebih lanjut menjelaskan, tujuan didirikannya HMI oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947 atau dua tahun setelah kemerdekaan Indonesia ada dua.

Pertama, untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari rongrongan penjajah, kedua, untuk menyebar luaskan ajaran agama Islam.

“Jadi, menjaga keutuhan NKRI dengan harus berpegang pada nilai-nilai ke-Islam-an bagi kader-kader HMI menjadi keharusan, sesuai dengan tujuan akhir HMI, yakni terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi oleh Allah SWT,” terang Fuad.

Ahmad Noer Fuad dalam kesempatan itu juga mengajak kepada para kader-kader HMI untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual di organisasi Mahasiswa Islam tertua di Indonesia itu.

Ia menilai, akhir-akhir ini tradisi intelektual di HMI cenderung semakin pudar, terkikis oleh kecanggihan teknologi, sehingga budaya baca buku dan diskusi kader-kader HMI semakin merosot.

“Perkaderan seperti ini paling tidak akan menjadi titik tolak bagi adik-adik HMI mengembalikan jadi diri organisasi yang cederung mulai memudar itu,” ucap Fuad.

 

EDITOR: Harun S

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Najmul Akhyar

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.