Jusuf Kalla Saksikan Pemakaman Ani Yudhoyono Melalui Siaran Langsung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan proses pemakaman Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono melalui siaran langsung dari stasiun televisi karena harus beristirahat atas saran dokter kepresidenan.

“Bapak berhalangan hadir pada proses pemakaman Ibu Ani karena sedang istirahat atas saran dokter. Bapak sendiri mengikuti dengan seksama proses pemakaman Ibu Ani melalui siaran langsung televisi,” kata Juru Bicara Wapres, Husain Abdullah, di Jakarta, Ahad (2/6).

Wapres JK dan Mufidah Kalla sebelumnya telah menyampaikan duka cita dan bela sungkawa secara terbuka atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

Mufidah juga telah melayat ke kediaman SBY di Cikeas, Jawa Barat, pada Sabtu malam (1/6).

Mufidah Kalla mengenang putri tokoh militer Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo tersebut sebagai sosok keibuan dan pekerja keras, khususnya selama keduanya mendampingi suami masing-masing sebagai kepala negara pada 2004-2009.

“Saya mengenal beliau sebagai seorang Ibu Negara yang baik, pekerja keras dan sangat membantu untuk kemajuan bangsa dan negara, khususnya kemajuan ibu-ibu serta anak-anak Indonesia,” kata Mufidah di Jakarta, Sabtu (2/6).

Meskipun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sudah berakhir, persahabatan antara Mufidah Kalla dan Ani Yudhoyono terus terjalin dengan baik hingga saat ini.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER