Innalilahi, Ulama Kharismatik KH Maimoen Zubeir Wafat di Mekkah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ulama terkemuka Nahdlatul Ulama (NU), KH Maimoen Zubeir (Mbah Moen) hari ini, Selasa (6/8) wafat di Mekah, Arab Saudi. Dikabarkan Mbak Moen Wafat sekitar pukul 04.17 waktu setempat atau 08.17 WIB.

Kabar wafatnya Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) ini juga disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

“Inna lillah wa innaa ilaihi raji’un. Kyai Maimoen Zubeir (Mbah Moen) wafat di tanah suci Makkah jam 8.17 WIB tadi,” tulis Mahfud lewat akun twitternya @mohmahfudmd, Selasa (6/8).

Disampaikan Mahfud, bahwa ini menarima kabar tersebut langsung dari orang terdekat Mbah Moen yang bernama Supri.

“Beliau wafat di tempat yang dicintainya. Saya mendapat kabar langsung berita ini dari Pak Supri, salah seorang terdekat Mbah Moen. Jadi, insyaallah, ini bukan hoaks,” terang Mahfud.

Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Muhamad Ngainirrichadl membenarkan kabar duka tersebut.

“Iya benar, Mbah Moen (panggilan akrab KH Maimoen Zubair,red) ‘sedo’ (wafat) di Mekkah tadi pagi waktu setempat,” kata Ngainirrichadl sebagaimana dilansir Antara, Selasa (6/8).

Ngainirrichadl belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut apakah jenazah KH Maimoen Zubair akan dimakamkan di mana.

“Belum tahu, ini masih koordinasi-koordinasi,” ujarnya.

Mbah Moen adalah ulama yang sangat dihormati, beliau merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Selain dikenal sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Mbah Moen juga menjabat Ketua Mejelis Syariah di DPP PPP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.