JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan penjelasan terkait dengan ditahannya senjata api milik mereka di Bandara Fatmawati, Bengkulu oleh Danrem 041/Gamas Bengkulu dan Lanal Bengkulu.
“Benar, (Senjata -red) itu milik BNN yang dikirimkan untuk BNNP Bengkulu dan satuan dibawahnya,” kata Kepala Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko, di Jakarta, Rabu (4/10).
Menurut Sulistiandriatmoko, kejadian yang terjadi di Bandara Fatmawati Bengkulu adalah karena ada kesalahpahaman, akibat proses pengangkutan yang tidak sesuai dengan yang direncaakan BNN.
“Sebenarnya kiriman (senjata -red) itu dikawal oleh anggota BNN dari Jakarta, tapi oleh pihak Garuda, senjata disarankan dimasukkan cargo,”, ungkapnya.
Namun, lanjut Sulistiandriatmoko, saat pengiriman terjadi perbedaan pesawat antara petugas dengan cargo senjata. Dimana senjata oleh Garuda dikirim terlebih dahulu dengan menggunakan pesawat pagi. Sementara petugas yang membawa dokumen senjata tersebut, yang mestinya mengawal, baru berangkat siang hari kemudian.
“Senjata tersebut mendarat di cargo Bengkulu, karena tidak ada surat-suratnya, maka dilaporkan ke Korem 041, disana misspersepsinya,” jelas Sulistiandriatmoko.
Lebih lanjut Sulistiandriatmoko mengatakan bahwa setelah petugas BNN beberapa jam kemudian mendarat di Bengkulu, maka seluruh dokumen senjata ditunjukkan dan diberikan kepada pihak Korem 041/Gamas.
(Arif R/Hrn)

Assalamualaikum, selamat pagi…
Seorang Polisi Muda mendatangi sebuah warung dgn raut muka. yg kesal…..
Polisi : Mbak, ANTIMO yang saya beli kemarin di warung sini palsu ya?!
Mbak Penjaga Warung : Emang kenapa, Pak?
Polisi : Saya sudah minum 2 butir kok mabuknya nggak ilang ilang? Jangan macem2 ya, saya ini aparat penegak hukum!!
Mbak Penjaga Warung : Bapak dari Kepolisian, ya?
(bertanya gemetar setengah ketakutan)
Polisi : Lho kok tahu…. Emang kenapa kalau saya polisi? Jangan coba2 tipu saya ya !!
Mbak Penjaga Warung : walah pantes ndak mempan, Pak! Lha wong Antimo itu hanya untuk DARAT, LAUT dan UDARA. Kalo Untuk KEPOLISIAN belum ada, Pak…!!!
…..Dirgahayu TNI ke-72″ Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”…
TNI tolong amankan negara kita dari benih benih vkehancuran lebih cepat lebih baik ,rakyat dibelakngmu
Uda sita aja senjatanya
Gile senjata masuk lewat bandara sipil mana2
BNN? Maksudnya BIN?