Inilah 40 Orang Capim KPK Yang Lolos Seleksi Tahap Berikutnya


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Panitia Seleksi (Pansel) calon Pimpinan (Capim) KPK, hari ini, Senin (5/8) mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi tahap kedua. Sebanyak 40 dari 104 peserta berhasil lolos pada seleksi psikologi ini

Ketua Pansel, Yenti Ganarsih mengungkapkan bahwa peserta yang lolos seleksi tahap kedua ini berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda.

“Keputusan Pansel Capim KPK tidak dapat diganggu gugat,” kata Yenti di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (5/8).

Dari 40 peserta yang lolos tersebut, terdapat enam orang yang berasal dari Kepolisian Republik Indonesia.

Berikut Nama-nama Peserta Seleksi Capim KPK yang Lolos ke Tahap Ketiga;

  1. Agus Santoso (Mantan Wakil Ketua PPATK)
  2. Aidir Amin Daud (Pensiunan PNS)
  3. Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK)
  4. Irjen Antam Novambar (Wakil Kabareskrim Polri)
  5. Brigjen Bambang Sri Herwanto (Dosen Sespim Polri)
  6. Cahyo R.E. Wibowo (Karyawan BUMN)
  7. Chandra Sulistio Reksoprodjo (Pegawai KPK )
  8. Dede Farhan Aulawi (Komisioner Kompolnas)
  9. Dedi Haryadi (Tim Stanas Pencegahan Korupsi)
  10. Irjen Dharma Pongrekun (Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara)
  11. Eddy Hary Susanto (Auditor )
  12. Eko Yulianto (Auditor)
  13. Firli Bahuri (Kapolda Sumatera Selatan)
  14. Fontian Munzil (Akademisi)
  15. Franky Ariyadi (Pegawai Bank)
  16. Giri Suprapdiono (Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK)
  17. I Nyoman Wara (Auditor BPK)
  18. Jimmy Muhamad Rifai Gani (Penasihat Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi)
  19. Johanis Tanak (Jaksa)
  20. Joko Musdianto PNS BPKP (Perwakilan Lampung)
  21. Brigjen Juansih (Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri)
  22. Laode Muhammad Syarif (Wakil Ketua KPK)
  23. Lili Pintauli Siregar (Advokat)
  24. Luthfi Jayadi Kurniawan (Akademisi)
  25. M. Jasman Panjaitan (Mantan Jaksa)
  26. Marthen Napang (Akademisi)
  27. Nawawi Pomolango (Hakim)
  28. Nelson Ambarita (PNS BPK)
  29. Neneng Euis Fatimah (Akademisi)
  30. Nurul Ghufron (Akademisi),
  31. Roby Arya Brata (PNS Sekretariat Kabinet)
  32. Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan)
  33. Brigjen Sri Handayani (Wakapolda Kalimantan Barat)
  34. Sugeng Purnomo (Jaksa)
  35. Sujanarko (Direktur Pembinaan Jaringan Kerja dan Antar Komisi dan Instansi KPK)
  36. Supardi (Jaksa)
  37. Suparman Marzuki (Akademisi)
  38. Torkis Parlaungan Siregar (Advokat)
  39. Wawan Saeful Anwar (Auditor)
  40. Zaki Sierrrad (Akademisi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close