Indonesia Berbagi Pengalaman Perangi Terorisme di PBB

NEW YORK – Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Rabu, berbagi pengalamannya dengan negara-negara anggota PBB dalam upayanya memerangi terorisme.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat menteri GCTF (Global Counter Terrorism Forum) ke-8 di Markas Besar PBB di New York.

“Dalam pertemuan tadi saya sampaikan beberapa hal. Saya berikan contoh bagaimana proses deradikalisasi dilakukan di Indonesia di desa Tenggulun di Jawa Timur, tempat lahirnya mendiang Amrozi,” kata Menlu Retno di New York, Rabu (20/9) waktu setempat.

Amrozi adalah pelaku Bom Bali I yang meledak pada Oktober 2002 lalu dan divonis dengan hukuman mati. Eksekusi Amrozi dilakukan pada November 2008.

Di Desa Tenggulun saat ini telah berdiri Yayasan Lingkar Perdamaian yang didirikan oleh saudara paling muda Amrozi.

Yayasan tersebut didirikan untuk merangkul mantan tahanan teroris dan menjadikan mereka sebagai agen perubahan atau agen untuk menangkal terorisme, kata Menlu.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

1 KOMENTAR

  1. yang sesungguhnya harus di share dari keadaan di Indonesia adalah toleransi oleh ummat Islam. Mayoritas, tapi memperbolehkan ummat lain beraktifitas secara merdeka, sesuai keyakinan mereka. Tidak memperlakukan ummat lain secara diskriminatif. yang sekarang ternyata justru dikhianati dan difitnah dengan label radikal dan intoleran.
    kalau terorisme, apa yang mau di share? Apakah ciri-ciri para teroris yang berjanggut, sering kemesjid, dan celana cingkrang? atau kehebatan bom panci buatan teroris indonesia? atau para terduga teroris yang sudah ditembak ditempat tanpa diperiksa?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER