Fahira: Gubernur Terdahulu Tidak Lakukan Kajian, Larangan Motor Sumbat Rezeki Warga

1
270
  • 94
    Shares
Fahira Idris, Senator asal Jakarta.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan kembali pengendara sepeda motor melewati Jalan Medan Merdeka Barat-Thamrin agar semua warga memiliki akses, patut didukung. Selain untuk menghapus diskriminasi akses di jalanan ibu kota, pencabutan larangan ini dipastikan membuka rezeki warga yang mengandalkan motor untuk mengais rezeki yang selama ini tersumbat akibat dilarang melintas di jalan protokol ini.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI Fahira Idris menanggapi rencana Gubernur baru Jakarta tersebut.

“Sepanjang Thamrin-Sudirman itu ada ratusan ribu orang yang sangat mengandalkan motor untuk mempermudah mereka mendapat rezeki. Mulai dari kurir dokumen, barang, dan makanan, hingga ojek. Para pekerja yang mengandalkan motor ke kantor misalnya office boy, tenaga keamanan, tenaga kebersihan juga terganggu aktivitasnya,” ujar Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/11).

Bahkan berdasarkan data, lanjut Fahira, ada 480 ribu UMKM di Jakarta yang mengandalkan motor untuk mendistribusikan barang dagangan di mana Thamrin-Sudirman menjadi kawasan yang paling sering menjadi tujuan distribusi dan penjualan.

“Kebijakan mengizinkan motor kembali melintas bukan hanya untuk mengembalikan asas keadilan, tetapi juga mendukung geliat usaha-usaha kecil di Jakarta agar ongkos distribusi mereka menjadi lebih efisien sehingga mempunya daya saing. Apapun itu, karena transportasi umum kita belum dapat diandalkan sepenuhnya, saya mendukung motor diizinkan kembali melintas,” tukas Ketua Komite III DPD RI ini.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU