Demokrat: Ketegangan TNI-Polri Jangan Dibiarkan

2
275
gatot nurmatyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo perintahkan pemutaran film G30S/PKI di lingkup internal institusinya, saat berziarah di Makam Bung Karno, Blitar, pada Senin, 18/9/2017. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menilai ketegangan yang terjadi antara pihak TNI dan Polri jangan dibiarkan dan pengalaman yang lalu menunjukkan bahwa cepatnya penyelesaian lokal bisa dilakukan karena para pimpinan kedua institusi itu kompak.

“Di waktu lalu, perselisihan antara TNI dan Polri sifatnya lokal serta biasanya terjadi antara prajurit dan satuan di lapangan, sehingga dengan cepat bisa diselesaikan. Namun saat ini setiap perselisihan yang terjadi di lapangan sekecil apapun dapat berkembang ke arah yang tidak kita kehendaki,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (1/10) malam.

Hal itu dikatakannya terkait isu impor senjata sebanyak 5.000 pucuk senjata yang disampaikan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu.

Lalu terkait juga dengan informasi tentang masuknya sejumlah senjata yang dipesan oleh pihak Polri, yang kini berada di Bandara Soekarno-Hatta, yang kemudian dijaga oleh pihak TNI karena dinilai tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Hinca mengatakan dari berbagai informasi yang didapatkannya, ketegangan TNI-Polri saat ini berada dalam tingkatan yang dapat mengganggu soliditas kedua institusi negara itu.

Menurut dia, ketegangan kedua institusi yang memiliki posisi penting dalam pertahanan dan keamanan negara tersebut, dan sama-sama memiliki senjata, jelas tidak bisa dibiarkan.

1
2
3
BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

  1. ya yg jelas salah itulah yg harusx dibredel…kl yg meneriakan kbenaran scara terbuka mungkin itu jalan2 satu2x agar rakyat saka yg jadi polisi sekaligus hakimnya karena scara birokrasi dan institusi tdk ada kerjasama mengalami jalur buntu…bravo panglima karena anda terbuka rakyat jadi lebih bersatu..merdeka

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
Pembagian kartu e-tol

Dibuka Awal 2018, Tol Soker Hanya Layani Transaksi Non Tunai

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tol Solo-Kertosono (Soker) mulai dioperasikan pada Januari 2018. Sistem pembayaran tol sepenuhnya akan dilakukan secara nontunai atau menggunakan kartu e-toll. Pembayaran dengan...

KANAL WARGA TERBARU

1

Suami yang Bertanggungjawab

Suami yang Bertanggungjawab Sore itu, saya sedang nemeni anak bermain sambil baca-baca SERUJI . Terdengar suara motor memasuki halaman rumah, sesaat kemudian  seorang bapak-bapak  bicara...
20171119_103818

Empat Cara Mengenali Seseorang dari Akun Sosial Media Miliknya

1. Cara penulisan kata2 2. Cara berkomunikasi dengan orang lain (bahasa) 3. Perilaku bersosmed. Apa aja yg diupload. Membaca eksistensi dan pengakuan yg diharapkan dan diperoleh. 4....
Posyandu

Masuk 10 Besar Kabupaten, Posyandu Dewi Asih Jalani Penilaian Lomba

KLATEN, SERUJI.CO.ID - Posyandu Dewi Asih, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (25/10), menjalani penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten. Tim penilai bukan hanya...