BPJS Minta Warga Laporkan Anggota Keluarga Meninggal

0
163
  • 7
    Shares
BPJS Kesehatan
Kantor BPJS Kesehatan (ilustrasi)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Warga yang anggota keluarganya telah meninggal dunia diminta untuk segera melaporkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, bila tidak dilaporkan, iuran peserta yang ditagih setiap bulan akan tetap terus berjalan.

“Jika anggota keluarganya meninggal, kita minta segera lapor ke BPJS Kesehatan, dan menyerahkan kartunya supaya tagihannya bisa dihentikan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Ari Dwi Aryani, Senin (13/11).

Ari menyebutkan, untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) biasanya kartunya akan ditahan Rumah Sakit (RS) saat meninggal dunia.

Loading...

“Selanjutnya, verifikator BPJS Kesehatan yang ada di Rumah Sakit yang langsung akan menyerahkan kartu tersebut ke kantor BPJS Kesehatan. Kalau peserta PBI maupun pegawai negeri sipil (PNS), mereka tidak menyerahkan langsung kartu pesertanya ke BPJS, tetapi akan melalui pihak Rumah Sakit,” jelasnya.

Akan tetapi, sambung Ari, bagi peserta mandiri, Rumah Sakit tidak berhak untuk menahan kartu pasien BPJS Kesehatan yang meninggal dunia. Apalagi jika tidak ada tunggakan atau denda yang harus dilunasi.

“Tidak, rumah sakit tidak berhak menahan kartu pasien. Untuk apa juga menah├án kartu pasien?” tegasnya.

Karena itulah, dia mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan keluarga, sanak saudara dan kerabat yang meninggal di Rumah Sakit agar segera melapor ke kantor BPJS Kesehatan. Hal itu guna menghindari tetap berjalannya iuran kepesertaan setiap bulan.

“Intinya kalau pasien meninggal harus dlaporkan ke BPJS Kesehatan. Segera setelah meninggal agar tagihan dihentikan. Kalau tidak dilaporkan, maka iurannya tetap berjalan, dan harus dibayar keluarga yang masih hidup,” bebernya. (Mica/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU