BPJS Minta Warga Laporkan Anggota Keluarga Meninggal

0
126
BPJS Kesehatan
Kantor BPJS Kesehatan (ilustrasi)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Warga yang anggota keluarganya telah meninggal dunia diminta untuk segera melaporkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, bila tidak dilaporkan, iuran peserta yang ditagih setiap bulan akan tetap terus berjalan.

“Jika anggota keluarganya meninggal, kita minta segera lapor ke BPJS Kesehatan, dan menyerahkan kartunya supaya tagihannya bisa dihentikan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Ari Dwi Aryani, Senin (13/11).

Ari menyebutkan, untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) biasanya kartunya akan ditahan Rumah Sakit (RS) saat meninggal dunia.

“Selanjutnya, verifikator BPJS Kesehatan yang ada di Rumah Sakit yang langsung akan menyerahkan kartu tersebut ke kantor BPJS Kesehatan. Kalau peserta PBI maupun pegawai negeri sipil (PNS), mereka tidak menyerahkan langsung kartu pesertanya ke BPJS, tetapi akan melalui pihak Rumah Sakit,” jelasnya.

Akan tetapi, sambung Ari, bagi peserta mandiri, Rumah Sakit tidak berhak untuk menahan kartu pasien BPJS Kesehatan yang meninggal dunia. Apalagi jika tidak ada tunggakan atau denda yang harus dilunasi.

“Tidak, rumah sakit tidak berhak menahan kartu pasien. Untuk apa juga menahàn kartu pasien?” tegasnya.

Karena itulah, dia mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan keluarga, sanak saudara dan kerabat yang meninggal di Rumah Sakit agar segera melapor ke kantor BPJS Kesehatan. Hal itu guna menghindari tetap berjalannya iuran kepesertaan setiap bulan.

“Intinya kalau pasien meninggal harus dlaporkan ke BPJS Kesehatan. Segera setelah meninggal agar tagihan dihentikan. Kalau tidak dilaporkan, maka iurannya tetap berjalan, dan harus dibayar keluarga yang masih hidup,” bebernya. (Mica/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...