13.000 Pemudik Diberangkatkan BPJS Ketenagakerjaan dari 7 Titik Keberangkatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan akan memberangkatkan 13.000 peserta mudik dari 7 titik keberangkatan yaitu Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi, Cikarang, Karawang, Purwakarta, dan Makassar pada Sabtu (1/6) besok.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz, dilansir dari Antara, di Jakarta, Jumat (31/5).

Ia berharap kegiatan mudik gratis yang diadakan nanti dapat meringankan beban para pekerja yang ingin berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Kuota pemudik dibagi sebanyak Jakarta 5.000 orang, Tangerang Selatan 2.500 orang, Bekasi 1.000 orang, Cikarang 1.500 orang, Karawang 1.000 orang, dan Purwakarta 1.000 orang.

Sementara, yang terbaru yaitu 1.000 pemudik di Makassar akan diberangkatkan dari Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan dengan 25 armada bis untuk tujuan Malili, Mamuju, Toraja dan Bulu Kumba.

Titik pemberangkatan di Makassar ini merupakan titik mudik uji coba kegiatan Mudik Bersama BPJS Ketenagakerjaan sehingga nantinya diharapkan mudik gratis ini tidak hanya dilaksanakan di Pulau Jawa saja.

Sama seperti mudik tahun lalu, wilayah Jakarta merupakan titik pemberangkatan utama pemudik tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, serta Lampung yang memberangkatkan 125 armada bis dari Hall Basket Stadion Gelora Bung Karno.

Wilayah Tangerang Selatan, pemudik akan diberangkatkan dari Mall Alam Sutera menggunakan 63 armada bis.

Wilayah Bekasi, pemudik akan diberangkatkan dari Revo Town Mall menggunakan 25 armada bis

Wilayah Cikarang, pemudik akan diberangkatkan dari Stadion Wibawa Mukti menggunakan 38 armada bis.

Wilayah Karawang, pemudik akan diberangkatkan dari Plaza Pemda Kabupaten Karawang menggunakan 25 armada bis.

Wilayah Purwakarta, pemudik akan diberangkatkan dari Taman Sribaduga menggunakan 25 armada bis.

Kegiatan mudik bersama tahunan BPJS Ketenagakerjaan adalah wujud terima kasih BPJS Ketenagakerjaan kepada perusahaan yang tertib administrasi dan tertib iuran dalam pembayaran dan pendaftaran pekerjanya pada program BPJS Ketenagakerjaan.

Selain kegiatan Mudik Bersama, BPJS Ketenagakerjaan juga telah menggelar kegiatan Pasar Murah yang menyediakan 69.000 paket sembako yang dijual miring seharga Rp75.000.

Paket sembako yang bernilai Rp150.000 tersebut dibagikan 123 Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan khusus untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menggelar program bagi-bagi Takjil Gratis kepada masyarakat umum yang dilaksanakan di 202 Kantor Cabang Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia sebagai rangkaian kegiatan TJSL di bulan Ramadhan 1440 H.

“Dengan adanya program ini semoga dapat terus membangun kepercayaan pekerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan meningkatkan “Brand Awareness” dimulai dari pekerja dan keluarga pekerja yang pada gilirannya nanti akan menyebar ke masyarakat luas,” jelas Naufal.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER