💔 James Van Der Beek Meninggal di Usia 48: Bintang “Dawson’s Creek” Kalah Lawan Kanker Usus Stadium 3

Karir di Luar Dawson’s Creek

Selama “Dawson’s Creek” tayang, James juga membintangi sejumlah film yang sukses:

  • “Varsity Blues” (1999): Bermain sebagai quarterback sekolah menengah
  • “Scary Movie” (2000): Cameo yang memorable
  • “Jay and Silent Bob Strike Back” (2001): Cameo bersama Kevin Smith
  • “The Rules of Attraction” (2002): Peran yang lebih gelap dan mature

Setelah “Dawson’s Creek” berakhir pada 2003 setelah 128 episode, James terus aktif di televisi dan film dengan peran-peran di “Criminal Minds,” “Ugly Betty,” “How I Met Your Mother,” “One Tree Hill,” dan “Law & Order: Criminal Intent.”

Salah satu peran yang paling diingat adalah versi fiksi dirinya sendiri di sitkom ABC “Don’t Trust the B—- in Apartment 23” (2012-2013), di mana dia memainkan “James Van Der Beek” yang sedang berjuang untuk menghidupkan kembali karirnya—sebuah peran meta yang menunjukkan kemampuannya untuk tertawa pada dirinya sendiri.

🩺 Diagnosis yang Mengejutkan

Pada November 2024, James mengejutkan dunia dengan mengumumkan bahwa dia telah didiagnosis dengan kanker usus besar (colorectal cancer) stadium 3 sejak Agustus 2023.

“Saya telah menangani diagnosis ini secara pribadi hingga sekarang, menjalani perawatan dan mengatur kesehatan saya secara menyeluruh dengan fokus yang lebih besar daripada sebelumnya,” katanya kepada People Magazine.

“Ada alasan untuk optimis, dan saya merasa baik. Ini adalah awal yang baik dan saya akan menceritakan lebih banyak saat saya siap,” tambahnya di Instagram.

Gejala yang Diabaikan

James menjalani kolonoskopi pada usia 46 tahun setelah mengalami gejala yang pada awalnya dia kira hanya masalah pencernaan biasa.

“Saya punya kanker stadium 3 dan tidak tahu sama sekali,” kata James dalam wawancara dengan TODAY pada Desember 2025. “Jika ada yang bisa diambil dari wawancara ini, itu adalah: lakukan tes, bicara dengan dokter Anda.”

Gejala yang Dialami James:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar
  • Perasaan bahwa ada yang tidak beres dengan tubuhnya
  • Gejala yang tidak dramatis—awalnya dia kira karena minum kopi
  • Ketidaknyamanan yang terus berlanjut meskipun sudah menghindari pemicu

“Tanda-tanda peringatannya tidak dramatis. Saya awalnya mengira itu karena kopi, tapi ketidakteraturan terus berlanjut,” kenangnya.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER