Wali Kota Desak Usut Praktik Dagang Buku di Sekolah

0
46
Pungli di sekolah
Jual beli buku di sekolah (ilustrasi)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mendesak kepada jajarannya agar segera mengusut praktik dagang buku yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada wali murid di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kota Pekanbaru.

“Saya sudah tugaskan Pak Kadis (Kepala Dinas Pendidikan) untuk turun ke lapangan. Kalau itu benar, tindak!” tegas Firdaus di Pekanbaru, Rabu (1/11).

Praktik penjualan buku yang diketahui oleh pihak sekolah kepada siswa-siswi SMPN 3 Pekanbaru saat ini tengah didalami Ombudsman RI Perwakilan Riau.

Pada Selasa (31/10), Ombudsman telah memanggil sejumlah pihak termasuk di antaranya kepala sekolah, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru guna mengklarifikasi praktik tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Muzailis dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menelusuri praktik dagang buku ilegal di SMPN 3 Pekanbaru itu.

Dia mengatakan bahwa pihaknya telah meminta penjualan buku di lingkungan sekolah dihentikan.

“Sudah, (penjualan buku di SMPN 3 Pekanbaru) sudah dihentikan,” katanya singkat.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah jelas melarang adanya praktik penjualan buku di lingkungan sekolah.

“Penjualan buku tidak dibolehkan di sekolah. Kalau memang orang tua mau beli buku, ya beli di luar. Bukunya apa, penerbit siapa, jangan di sekolah,” ujarnya lagi.

Informasi praktik dagang buku di SMP Negeri 3 Pekanbaru mencuat setelah salah seorang wali murid mengaku keberatan dengan kebijakan tersebut. Wali murid yang juga menjadi pelapor ke Ombudsman Riau itu mengatakan bahwa pihak sekolah telah melakukan praktik jual beli buku kepada wali murid.

Total terdapat empat buku terbitan salah satu penerbit terkemuka nasional yang disodorkan kepada wali murid. Dalih pihak sekolah serta komite, buku itu untuk pendukung belajar tambahan bagi siswa kelas IX.

“Namun yang saya sayangkan, kebijakan ini dilakukan komite sekolah tanpa ada pembahasan bersama wali murid. Total harga buku juga lumayan mahal, mencapai Rp 250 ribu,” kata Wali murid yang meminta identitasnya disembunyikan tersebut.

Sementara, dia mengatakan apabila beli di luar harga pasaran ke empat buku itu hanya sekitar Rp 160 ribu. Meski tidak diwajibkan, dia mengatakan guru-guru di sekolah tersebut justru membagikan buku-buku itu kepada siswa saat jam belajar tambahan berlangsung.

“Coba bayangkan ketika anak kita tidak membeli buku sementara teman-temannya membeli semua. Tentu akan ada beban mental tersendiri. Sedihnya kepada orang tua yang tidak mampu, ekonomi menengah ke bawah dan hanya mengiyakan kebijakan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Pekanbaru, Rasyid Ridha membenarkan bahwa adanya praktik jual beli buku di sekolah yang ia pimpin. Menurut dia, penjualan buku dilakukan langsung oleh penerbit ke wali murid.

“Pihak penerbit komunikasi langsung dengan wali murid, bukan (dilakukan oleh) sekolah,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa praktik seperti itu sudah lazim dilakukan di SMPN 3 Pekanbaru. Namun begitu, ia mengatakan bahwa wali murid tidak diwajibkan untuk membeli buku tersebut.

Dalam Pasal 11 Peraturan Mendiknas No 2/2008, sekolah atau tenaga pendidik dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada peserta didik, kecuali untuk buku-buku yang hak ciptanya sudah dibeli oleh Departemen. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Pemerintah Batalkan Rencana Penunjukan Plt Gubernur dari Polri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah telah membatalkan rencana penunjukan pelaksana tugas, atau disingkat plt gubernur dari Polri, yang sedianya akan mengisi kekosongan kepemimpinan di dua daerah...
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...