SMPN 1 Sidoarjo Bantah Wajibkan Beli Seragam di Sekolah Saat Daftar Ulang

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Sidoarjo menegaskan bahwa pendaftaran penerimaan siswa baru di sekolah tersebut bagi yang telah lolos dari seleksi PPDB online, tidak dikenakan biaya apapun.

“Siswa hanya mendaftar ulang saja. Jadi gratis. Tidak dipungut biaya,” kata Humas SMPN 1 Sidoarjo, Aris Setiawan saat ditemui SERUJI, Kamis (28/6).

Dijelaskan juga oleh Aris bahwa pendaftaran ulang siswa baru di sekolah favorit yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat ini, cukup hanya dengan membawa tanda bukti diterima PPDB Online dan sejumlah dokumen lain.

“Yang dibutuhkan hanya foto copy kartu keluarga dan menunjukkan aslinya, foto copy rapor kelas 4,5 dan 6 dan menunjukkan aslinya, foto copy SKHUN dan menunjukkan aslinya, foto copy kartu peserta USBN, foto copy akte lahir, foto copy bukti pendaftaran, serta print out NISN,” jelasnya.

Baca juga: SMPN 1 Sidoarjo Bantah Adanya “Pagu Siluman” dalam Penerimaan Siswa Baru

Selain itu, menjawab berbagai isu yang beredar di kalangan orang tua siswa yang anaknya diterima di SMPN 1 berupa kewajiban membeli seragam di Sekolah dan menyediakan uang saat pendaftaran, juga dibantah oleh Aris.

“Untuk keperluan siswa, seperti seragam dan lain-lain, tidak wajib beli di sekolah. Siswa diberi kebebasan (beli) di koperasi atau beli di luar. Jadi tidak wajib beli di sekolah. Sekolah tidak mewajibkan,” ungkapnya.

Untuk tahun ini SMPN 1 Sidoarjo mengalami peningkatan jumlah kelas dari tahun sebelumnya yang hanya 7 kelas menjadi 11 kelas. Dimana di setiap kelas akan diisi oleh maksimal 32 siswa. (Nia/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy