Sinetron Anak Langit Mendapat Surat Teguran dari KPI

JAKARTA – Sinetron “Anak langit” yang tayang perdana 20 Februari 2017 di SCTV dinilai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak dan remaja yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program siaran (P3SPS).

Melalui penjelasannya di akun twitter @KPI_Pusat, bahwa Sinetron “Anak Langit” pada tayangan tanggal 20 Februari banyak menampilkan muatan yang mengarah pada kekerasan (perkelahian) dan perilaku tidak pantas (balapan motor/kebut-kebutan) yang dikhawatirkan bisa memberikan pengaruh buruk bagi khalayak yang menonton.

Atas dasar pertimbangan tersebut maka sinetron “Anak Langit” yang dibintangi oleh Ammar Zoni dan Ranty Maria ini mendapat Surat Peringatan Tertulis pada tanggal 7 Maret 2017 serta memberi kesempatan kepada pihak terkait untuk melakukan evaluasi internal atas program siaran tersebut.

KPI mengharapkan kedepan sinetron “Anak Langit” dapat mengikuti P3SPS yang berlaku dan memperbaiki konten siaran dengan senantiasa menayangkan hal-hal yang bermuatan nilai-nilai pendidikan dan ilmu pengetahuan, nilai-nilai sosial budaya, budi pekerti, hiburan, apresiasi estetik dan penumbuhan rasa ingin tahu remaja terhadap lingkungan sekitar.

KPI memiliki kewenangan menyusun dan mengawasi berbagai peraturan penyiaran yang menghubungkan antara lembaga penyiaran, pemerintah dan masyarakat. Dalam menjalankan kewenangannya KPI berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga negara lainnya karena spektrum pengaturannya yang saling berkaitan.

KPI juga menampung dan menindaklanjuti segenap bentuk apresiasi masyarakat terhadap lembaga penyiaran. Kasus pemberian surat teguran tertulis pada sinetron “Anak Langit” ini salah satu dasarnya adalah adanya aduan dari masyarakat. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar kewenangan KPI dalam pengawasan bisa lebih optimal.

Selain sinetron “Anak Langit”, KPI juga sudah banyak mengeluarkan surat teguran untuk tayangan yang tidak mematuhi P3SPS diantaranya Selebrita Siang, Insert Pagi, Halo Selebriti, Big Movies dan lain-lain.

KPI Pusat periode 2016-2019 diketuai oleh Yuliandre Darwis tokoh akademisi yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Peduli Penyiaran oleh KPI pada tahun 2016. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas.

EDITOR: Iwan Y

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER