Promosi Pendidikan Islam Modern, Menlu: Kerjasama Pendidikan Islam Indonesia-Filipina

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi mendorong kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Filipina.

“Saya berharap agar lokakarya ini bisa menghasilkan rekomendasi sebagai dasar untuk membuat nota kesepahaman tentang pendidikan Islam. Dan dalam jangka panjang, kolaborasi ini bisa menjadi model kemitraan lebih jauh antara Indonesia, Filipina, dan negara lain untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi,” katanya saat membuka lokakarya Indonesia-Filipina tentang kerja sama pendidikan Islam di Jakarta, Rabu (14/2).

Retno menginginkan lokakarya yang diadakan hingga Kamis (15/2) itu dapat menghasilkan peta jalan bagi kedua negara untuk mengembangkan kerja sama itu.

“Pada akhir lokakarya ini, kami akan mendesain satu ‘roadmap’ yang berisi kerja sama apa saja yang akan dilakukan oleh Indonesia dan Filipina,” tuturnya.


Retno menyampaikan tiga harapan terhadap lokakarya itu yakni mempromosikan wajah sejati Islam kepada seluruh dunia, mempromosikan pendidikan Islam modern dan berkualitas tinggi, serta memastikan bahwa kolaborasi itu melibatkan semua pemangku kepentingan terkait termasuk masyarakat.

Lokakarya terdiri dari tujuh sesi yakni pendidikan Islam di Indonesia; pendidikan Islam di Filipina; sistem kurikulum; pengembangan profesional untuk guru, pendidik dan ulama yang mengajarkan pendidikan Islam; peranan orang tua, masyarakat, dan badan-badan agamawi; pendidikan Islam dan pembangunan budaya toleransi dalam masyarakat multikultural; dan desain peta untuk kerja sama di masa depan.

Dia menuturkan kerja sama semacam itu bisa juga dikembangkan dengan pihak lain.

Lokakarya diikuti oleh 14 partisipan dari Indonesia dan 14 peserta dari Filipina yang mewakili berbagai macam institusi dan kementerian.

BACA JUGA:  Lebih 60.000 Peserta Ikut Ujian SBMPTN di Panitia Lokal 50 Surabaya

Dari Filipina, peserta yang mewakili antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan, dan Institute of Islamic Studies. Kemudian perwakilan Indonesia antara lain Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.

Retno menuturkan lokakarya itu merupakan tindak lanjut nyata komitmen Indonesia dan Filipina untuk mendorong kerja sama pendidikan Islam.

Lokakarya itu juga merupakan turunan dari pertemuan trilateral antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia pada 22 Juni 2017 di Manila, Filipina.

Di dalam pertemuan trilateral tersebut, ada pernyataan bersama ditandatangani ketiga negara dengan Malaysia, Filipina dan Indonesia, salah satu isinya adalah pembangunan sosial dan ekonomi termasuk tentunya masalah pendidikan.

Sebagai tindak lanjut dari pernyataan bersama itu, pada 3 Januari 2018, Retno melakukan kunjungan kerja ke Davao, Filipina Selatan yang salah satu kegiatannya untuk meluncurkan kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Filipina. Dan lokakarya itu menjadi lanjutan kerja sama tersebut.

Dalam kunjungan itu, Retno juga mengunjungi sekolah Islam dan menyaksikan penandatangan letter of intent (LoI) untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan Islam.

“Dari pembahasan-pembahasan itu akhirnya kita sepakat untuk bertemu lagi untuk membahas kerja sama yang konkrit itu akan seperti apa. Oleh karena itu hari ini dan esok kita melakukan ‘workshop’ (lokakarya) ini,” ujarnya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi