Mahasiswa ITS Luncurkan Terobosan Baru Untuk Masyarakat Pesisir

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa asal Surabaya menciptakan terobosan baru dibidang kelistrikan yang ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pulau. Karena sejauh ini masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut masih jarang dialiri arus Listrik.

Melihat kondisi tersebut, empat mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, mengkonsep suatu pembangkit listrik tenaga gelombang laut. Alat ini, bernama Indonesia Tidal Power (INTIP).

Keempatnya adalah Ghufron Fawaid, Muhammad Rifky Abdul Fattah, Pinanggih Rahayu dan Aniq Jazilatur.

“Kebutuhan ini tidak mampu terpenuhi dengan pembangkit listrik yang ada sekarang, maka perlunya terobosan baru,” ungkap Rifky saat ditemui SERUJI, Kamis (4/1).


Sebagai negara kepulauan, jelas Rifky, gelombang laut Indonesia memiliki potensi energi yang sangat besar yang berpotensi meningkatkan rasio kelistrikan elektrifikasi.

BACA JUGA:  Mendikbud: Tidak Ada Masalah dengan Lirik Tepuk Anak Sholeh

“Rasio elektrifikasi adalah perbandingan jumlah daerah yang telah di aliri listrik dengan keseluruhan wilayah,” terangnya.

Diungkapkan juga oleh Rifky bahwa teknologi pembangkit energi listrik tenaga ombak yang paling bagus adalah Oscilating Water Column.

”Cara pengaplikasian alat ini, diletakkan di pesisir laut dan sangat cocok digunakan sebagai pembangkit listrik di daerah pesisir pulau,” ujarnya.

Sayangnya, Oscilating Water Column memiliki tingkat efisiensi yang masih rendah karena suplai udara ke generator tidak kontinyu. Sehingga mereka membuat kombinasi tenaga gelombang laut tipe Oscilating Water Column dan angin yang memanfaatkan sistem katub.

“Kami manfaatkan udara bertekanan tersebut untuk menggerakan pembangkit listrik tenaga angin,” jelasnya. (Devan/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.