Kemampuan Membaca Anak-anak di Jakarta Rendah, Anies Prioritaskan Pendidikan


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur Dki Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kemampuan membaca anak di Jakarta di bawah rata-rata dari pembaca anak-anak di Indonesia.

“Berdasarkan data INAF (Indonesian National Assessment Programme) bahwa kemampuan membaca anak di Ibukota ternyata di bawah capaian nasional,” kata Anies di Kawasan Cawang Jakarta Timur, Rabu (18/10).

Anies mengatakan dia sangat menyayangkan hal tersebut, hal ini dikarenakan Jakarta sebagai ibukota memiliki akses buku yang sangat memadai. Dirinya berharap anak-anak di Jakarta untuk memiliki kemampuan membaca setara dengan anak-anak di kota Asia Tenggara.

“Kita ingin di Jakarta bukan hanya di atas rata-rata nasional, Jakarta harus bisa sejajar dengan kota-kota besar di Asia Tenggara minimal,” harap Anies.

Untuk itu, Anies menegaskan bahwa bidang pendidikan menjadi program prioritasnya dalam memimpinnya di Ibukota lima tahun ke depan.

“Kita ingin mengirimkan pesan pada semua salah satunya prioritas utama kita adalah kualitas pendidikan baik, akses pendidikan untuk semua,” tandasnya. (Fajar/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close