Indonesia dan Afghanistan Kerjasama di Bidang Pendidikan

0
278
  • 1
    Share
Presiden Jokowi dan Presiden Afghanistan menyaksiakan penandatanganan MOU. (foto:istimewa/kemendikbud)

JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Republik Islam Afghanistan menyepakati kerja sama untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan. Kerjasama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MOU) yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan Menteri Keuangan Republik Islam Afghanistan Eklil Ahmad Hakimi di Istana Negara, Jakarta, pada hari Rabu 5 April 2017.

“Kerja sama ini akan mendorong dan memfasilitasi kegiatan pertukaran informasi dan publikasi ilmiah mengenai pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan kejuruan dan teknik melalui pendidikan formal, nonformal dan informal,” jelas Mendikbud selepas menandatangani MOU yang disaksikan kedua kepala negara.

Selain itu, jelas Muhadjir, pemerintah kedua negara akan melakukan pertukaran guru-guru dan murid-murid, serta tenaga ahli di bidang pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan kejuruan dan teknik melalui pendidikan formal, nonformal dan informal.

foto:istimewa/kemendikbud
Loading...

“Pengembangan profesionalisme para guru dan kepala sekolah juga menjadi salah satu pokok bidang kerja sama,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Upaya memajukan pembelajaran, serta penelitian dan publikasi internasional juga menjadi salah satu pokok kerja sama kedua negara yang berlaku selama tiga tahun tersebut.

Pemerintah Indonesia terus mempererat kerja sama dengan negara-negara sahabat. Setelah bersepakat mempererat kerja sama dengan sejumlah negara seperti Perancis, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan juga Arab Saudi, kini, sejumlah kesepakatan berhasil dicapai dengan Afghanistan.

Presiden Joko Widodo berpandangan bahwa Afghanistan merupakan negara yang memiliki kedekatan khusus dengan Indonesia. Kedua negara juga telah menjalin hubungan yang baik selama 62 tahun.

Selain kerja sama di bidang pendidikan, empat Nota Kesepahaman lain yang berhasil disepakati dalam kunjungan kenegaraan perdana Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani ke Indonesia kali ini antara lain:
1.    Kerja sama antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan Kementerian Pertanian, Irigasi, dan Peternakan Republik Islam Afghanistan di bidang pertanian;
2.    Kerja sama teknis antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan Kementerian Keuangan Republik Islam Afghanistan;
3.    Kerja sama antara Badan Pusat Statistik Republik Indonesia dengan Organisasi Pusat Statistik Republik Islam Afghanistan mengenai pemanfaatan dan pengembangan data statistik dan informasi teknologi, metodologi, serta sumber daya manusia di bidang statistik;
4.    Kerja sama antara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dengan Komisi Kepegawaian dan Reformasi Birokrasi Republik Islam Afghanistan mengenai kerja sama teknis di bidang reformasi administrasi publik, manajemen kepegawaian, serta pelatihan dan pengembangan kapasitas.

foto: istimewa/kemendikbud

Selain Mendikbud, turut hadir mendampingi Presiden dalam acara penandatanganan nota kesepahaman, diantaranya Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

EDITOR: Harun S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU