Ia merupakan salah satu sosok pertama yang memberi selamat kepada Federer.
“Roger Federer terus menaikkan bar di olahraga kami. Selamat untuk pencapaian luar biasa lainnya!” kata Agassi melalui Twitter.
Federer juga mengukir rekor lain dengan selisih lebih dari lima tahun antara pencapaian sebelumnya dan yang terkini di posisi puncak dunia, yang merupakan laju terpanjang sejak daftar peringkat ATP dimulai pada 1973.
Federer pertama kali mencapai posisi peringkat satu dunia pada 2004, saat masih berusia 22 tahun, dan sekarang kembali ke sana 14 tahun kemudian setelah memainkan sejumlah permainan tenis terbaik sepanjang kariernya, ia terlihat mampu untuk menduduki tahta ini dalam waktu yang lebih lama.
Ia juga menggenggam rekor yakni 302 pekan menduduki peringkat satu dunia.
“Malam untuk dikenang selamanya. Terima kasih kepada semua penggemar saya yang telah bersama saya sejak awal,” kata Federer di akun instagramnya.
Perjalanan akan berlanjut pada Sabtu (17/2), ketika Federer menghadapi petenis Italia Andreas Seppi di semifinal, dengan gelar ke 97 menjadi incarannya. Seppi menaklukkan petenis Rusia Daniil Medvedev dalam tiga set.
Semifinal lainnya akan mempertemukan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov dan petenis Belgia David Goffin. Dimitrov mengalahkan Andre Rublev, sedangkan Goffin melaju dengan “walkover” akibat petenis Ceko Tomas Berdych cedera. (Ant/SU03)
