Triady Puas Meraih Emas Renang Nomor 200 Meter


KUALA LUMPUR – Atlet renang Indonesia Triady Fauzi Sidiq mengaku puas meraih medali emas pada nomor 200 meter gaya ganti putra dalam perlombaan SEA Games 2017 yang berlangsung di Stadion Akuatik Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis.

“Semula saya fokus pada gaya bebas 50 meter dan gaya bebas 100 meter. Tapi, pelatih melihat ada peluang bagi saya pada nomor 200 meter gaya ganti,” kata Triady selepas perlombaan.

Triady meraih medali emas dengan catatan waktu dua menit 1,72 detik sekaligus memecahkan rekor nasional pada nomor 200 meter gaya ganti putra yaitu dua menit 2,05 detik.

Pada nomor yang sama, atlet Singapura Shen Jun Pang meraih medali perak dengan catatan waktu dua menit 2,06 detik. Sedangkan atlet Vietnam Paul Le Nguyen mendapatkan medali perunggu dengan catatan waktu dua menit 3,39 detik.

“Ketika gaya dada, saya merasa yakin dapat mengungguli lawan. Tapi, saya kecepatan saya sempat menurun pada gaya punggung. Ketika kembali ke gaya dada, saya mencoba meningkatkan lagi kecepatan sehingga mampu maksimal pada gaya bebas yang terakhir,” ujar Triady tentang kemenangannya.

Triady mengaku telah fokus pada nomor gaya ganti 200 meter sejak awal 2017 dan SEA Games ke-29 itu menjadi ajang internasional pertamanya.

Selain medali emas Triady, tim renang Indonesia meraih satu medali perak atas nama I Gede Siman Sudartawa pada nomor renang 100 meter gaya punggung putra.

Tim Merah-Putih juga meraih dua medali perunggu atas nama Ressa Kania Dewi pada nomor 200 meter gaya ganti putri serta pada nomor 100 meter gaya dada putri oleh Vanessae Evato.

Tim renang Indonesia, hingga Kamis, telah meraih total dua medali emas, enam medali perak, dan enam medali perunggu dalam SEA Games 2017. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close