Pemain Asing Sriwijaya FC Wajib Tes Kesehatan

0
51
Makan Konate dan Mahamadou Ndiaye
Makan Konate dan Mahamadou Ndiaye saat jalani sesi latihan perdana di Sriwijaya PC, Jumat (8/12/2017). (Foto: Dok. Sriwijaya FC)

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Seluruh pemain asing Sriwijaya FC wajib mengikuti tes kesehatan untuk memastikan kesiapan mengikuti kompetisi musim 2018.

Pelatih fisik Sriwijaya FC Rasiman di Palembang, Rabu (6/12), mengatakan, hal ini juga berlaku terhadap tiga pemain asing anyar tim yakni Makan Konate (Mali), Mahamadou Ndiaye (Timnas Mali), dan Manuchekhr Dzalilov (Timnas Tarjikistan).

“Tidak ada pemain asing yang datang ke sini langsung latihan. Akan dirampungkan dulu medical check up-nya, baik melalui laboratorium maupun tes faal orthopedi,” kata Rasiman yang diwawancarai seusai sesi latihan sore di Stadion Bumi.

Ia mengatakan proses ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kebugaran pemain.

“Kami kan tidak tahu, apakah pemain ini ada masalah di tubuhnya, ataukah ada virus yang di darahnya. Untuk memastikan ini semua harus dicek kesehatan,” ujar dia.

Asisten pelatih Rahmad Darmawan ini menilai tes kesehatan ini sama sekali tidak boleh dikesampingkan, bahkan proses perburuan pemain itu finalisasinya berada pada periode ini.

Khusus untuk pemain asing, hal ini sangatlah mutlak karena dua hal yang menjadi kerugian jika tim merekrut pemain tak bugar.

“Pertama, ruginya besar jika tidak dimainkan karena kontraknya tinggi. Kedua, ketika sudah didaftarkan maka tidak bisa digantikan pemain lain, jika terdapat persoalan misalkan cedera parah,” katanya.

Untuk itu, jajaran manajemen sangat peduli dengan fase ini karena ingin memproteksi Sriwijaya FC dari pemain-pemain yang justru tidak dapat diturunkan karena persoalan kesehatan, pungkas Rasiman.

Berkaca pada kejadian musim lalu, Sriwijaya FC merekrut beberapa pemain yang tidak dapat diturunkan karena mengalami cedera parah.

Pemain itu diantaranya, Ahmad Maulana dan Bio Pauline. Untuk Bio, manajemen klub melakukan blunder dengan mengontrak tanpa melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. (Ant/SU04)

Komentar

BACA JUGA
Ketua Umum HMI 2018

Selamat, Saddam Al Jihad Terpilih Sebagai Ketua HMI yang Baru

AMBON, SERUJI.CO.ID - Saddam Al Jihad, mahasiswa Program Doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akhirnya terpilih memimpin organisasi mahasiswa ekstra kampus tertua di Indonesia, Himpunan...
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...