Update: Hasil Pertandingan Liga Spanyol

Pemain Asing Sriwijaya FC Wajib Tes Kesehatan

0
37
Makan Konate dan Mahamadou Ndiaye
Makan Konate dan Mahamadou Ndiaye saat jalani sesi latihan perdana di Sriwijaya PC, Jumat (8/12/2017). (Foto: Dok. Sriwijaya FC)

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Seluruh pemain asing Sriwijaya FC wajib mengikuti tes kesehatan untuk memastikan kesiapan mengikuti kompetisi musim 2018.

Pelatih fisik Sriwijaya FC Rasiman di Palembang, Rabu (6/12), mengatakan, hal ini juga berlaku terhadap tiga pemain asing anyar tim yakni Makan Konate (Mali), Mahamadou Ndiaye (Timnas Mali), dan Manuchekhr Dzalilov (Timnas Tarjikistan).

“Tidak ada pemain asing yang datang ke sini langsung latihan. Akan dirampungkan dulu medical check up-nya, baik melalui laboratorium maupun tes faal orthopedi,” kata Rasiman yang diwawancarai seusai sesi latihan sore di Stadion Bumi.

Ia mengatakan proses ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kebugaran pemain.

“Kami kan tidak tahu, apakah pemain ini ada masalah di tubuhnya, ataukah ada virus yang di darahnya. Untuk memastikan ini semua harus dicek kesehatan,” ujar dia.

Asisten pelatih Rahmad Darmawan ini menilai tes kesehatan ini sama sekali tidak boleh dikesampingkan, bahkan proses perburuan pemain itu finalisasinya berada pada periode ini.

Khusus untuk pemain asing, hal ini sangatlah mutlak karena dua hal yang menjadi kerugian jika tim merekrut pemain tak bugar.

“Pertama, ruginya besar jika tidak dimainkan karena kontraknya tinggi. Kedua, ketika sudah didaftarkan maka tidak bisa digantikan pemain lain, jika terdapat persoalan misalkan cedera parah,” katanya.

Untuk itu, jajaran manajemen sangat peduli dengan fase ini karena ingin memproteksi Sriwijaya FC dari pemain-pemain yang justru tidak dapat diturunkan karena persoalan kesehatan, pungkas Rasiman.

Berkaca pada kejadian musim lalu, Sriwijaya FC merekrut beberapa pemain yang tidak dapat diturunkan karena mengalami cedera parah.

Pemain itu diantaranya, Ahmad Maulana dan Bio Pauline. Untuk Bio, manajemen klub melakukan blunder dengan mengontrak tanpa melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. (Ant/SU04)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Setya Novanto dan KPK

Setnov Hadiri Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Setya Novanto menghadiri sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)...
Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...
BPJS Kesehatan

Pemerintah: Penyakit Katastropik Tetap Dijamin BPJS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan pembiayaan penyakit katastropik akan tetap dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...