Mantan Pemain Persipura Tewas Terbakar

JAYAPURA – Mantan pemain ternama yang pernah membela Persipura, Hengky Rumere (70), Minggu (19/2) pagi, ditemukan meninggal di rumahnya. Henky menjadi korban kebakaran yang menghanguskan rumahnya di kompleks Jalan Pendidikan Kotaraja Dalam, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIT itu, diketahui saat anak korban, Yohanis Rumere (31). Dia melihat api dari rumah korban namun tidak bisa menolong karena api telanjur membesar.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Akmad Kamal membenarkan, terjadi kebakaran yang menyebabkan satu korban meninggal. “Laporan yang diterima saat ditemukan jenazah korban tertimpa batang besi dari atap rumahnya,” kata Kombes Kamal, seraya menambahkan api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 06.45 WIT setelah mobil pemadam kebakaran membantu memadamkan api. Jenazah korban sudah dievakusi ke RSUD Jayapura.

Hengky Rumere adalah salah satu pemain bola yang ikut membawa harum nama Persipura di era tahun 1970-an. Ia biasanya berposisi bek tengah. Ayah kandung dari mantan gelandang Persipura Paolo Rumere ini, sepintas gaya bermainnya mirip defender tangguh asal Italia, Paolo Maldini.

Hengky Rumere punya sliding tackling-nya sangat halus dan sempurna mirip Paolo Maldini, eks defender dan kapten AC Milan. Bahkan kalau hendak mengambil bola dari lawan tak pernah membuat kesalahan fatal yang melahirkan tendangan penalti.

Pemain yang mahir berbahasa Belanda ini selalu menjadi wakil kapten di Persipura. Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan Provinsi Papua ini mengisi hari tuanya dengan membantu dan menjadi penasihat Sekolah Sepakbola (SSB) Heins milik eks defender tangguh Persipura Jack Komboy yang ini anggota legislatif DPRP Papua.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

“Duit Ostrali”

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER