Bawa 20 Pemain, Persibo Tancap Gas

BOJONEGORO – Manajemen Persibo Bojonegoro berhasil menjaring 20 pemain terbaik dalam seleksi yang digelar sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, pelatih sementara Persibo, Bambang Pramuji, langsung menggeber mereka dengan melakukan uji coba.

“20 pemain ini hari ini (Minggu, 26/2), yang akan kita bawa ke Jogjakarta,” kata Local Media Officer (LMO) Persibo Bojonegoro, Abdul Hafid, Minggu (26/2).

Di Jogja, Persibo akan menjalani Turnamen Dirgantara Cup bersama tujuh klub lain yang menghuni Liga 1 dan 2. Turnamen tersebut digelar mulai tanggal 27 Februari sampai 8 Maret di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Meski bermain dengan tim-tim di atas level Persibo, pria yang akrab disapa Mas Haf itu yakin timnya mampu mengimbangi permainan. Bahkan bisa memenangkan permainan dalam tiap pertandingan. “Sudah siap tempur dengan misi membawa pulang kemenangan,” tandasnya.

20 pemain itu termasuk tiga eks pemain Persibo musim 2013-2014. Di antaranya Bijahil Chalwa, Wahyu Teguh, dan Slamet Sampurno. Sisanya pemain baru hasil seleksi yang dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

“Juga akan kita tambah beberapa mantan pemain yang pernah bersama Persibo. Sudah kita hubungi dan siap,” tambah pelatih Bambang Pramuji.

Tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu ke Sleman bakal didukung ratusan suporter setianya, yakni Boromania. Para suporter telah melakukan koordinasi sejak kemarin untuk berangkat ke Maguwoharjo dengan menggunakan bus. “Kami siap mendukung Persibo dimapun berada,” kata salah satu Boromania, Aziz.

EDITOR: Rizky

 

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KAHMI untuk NKRI

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.