Rayakan Kemenangan, Suporter Brazil Pesta Samba di Moskow

MOSKOW, SERUJI.CO.ID – Sekitar 300 suporter sepak bola Brazil berkumpul di sebuah lapangan pusat kota Moskow, dan menggelar pesta samba dadakan di jalanan depan Bolshoi Theatre, Selasa (26/6), sehingga sempat mengagetkan polisi.

Diogo Nogueira, nominator Grammy Award Latin yang pernah menjadi pemain sepak bola sebelum mengalami cedera lutut, bernyanyi di atas bus beratap terbuka di tengah kerumunan orang yang memakai baju hijau kuning, warna lambang Brazil.

“Piala Dunia bukan sekadar sepak bola, tapi sebuah kesatuan berbagai budaya,” kata drumer samba Wallace Leite yang wajahnya dicat warna hijau.

“Saya ke sini untuk mewakili Brazil bagi orang-orang di sini, untuk menunjukkan sekilas tentang Brazil, dan tentunya untuk memahami budaya Rusia juga,” katanya.

Polisi Moskow kemudian meminta bus dengan “sound system” kuat itu untuk bergerak pergi.

Namun warga Rusia dan para fans asing menyatakan cukup menikmati pergelaran budaya Brazil itu.

“Walaupun saya bukan penggemar sepak bola, saya merasakan energi luar biasa di sini,” kata Asira, seorang warga Moskow.

“Itu sebuah karnaval Brazil, sebuah opera sabun, segalanya serba Brazil ,” katanya.

Tim Brazil akan bertanding di Moskow Rabu melawan Serbia dalam laga terakhir grup E Piala Dunia. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi