Meski Kalah 1-0, Jepang Dipastikan Lolos Babak 16 Besar


RUSIA, SERUJI.CO.ID –  Jepang lolos ke babak 16 besar putaran final sepak bola Piala Dunia 2018 meskipun pada pertandingan terakhir grup H di Volgograd Arena, Volgograd, Rusia, Kamis (28/6), dikalahkan Polandia 0-1.

Dalam klasemen akhir grup H, Jepang berada di urutan kedua, sementara Kolombia, yang pada saat sama menang 1-0 atas Senegal, tampil sebagai juara grup dan lolos ke babak 16.

Jepang dan Senegal sama-sama memiliki nilai 4 dan juga selisih gol yang sama. Kedua tim bemain imbang 2-2 pada pertandingan grup H.

Namun Jepang berhak lolos berdasarkan perhitungan “fairplay” yang antara lain dihitung dari jumlah kartu kuning.

Seperti dipantau melalui laman resmi FIFA, Jepang yang sebenarnya cukup membutuhkan hasil seri untuk lolos ke babak 16 besar, tetap menampilkan permainan menyerang yang atraktif dengan serangan yang banyak dibangun dari sayap.

Sementara itu Polandia yang sudah pasti tersisih karena dua kalah pada laga sebelumnya, kali ini justru tampil lepas dan beberap kali Lewandowski dapat menembus kotak penalti Jepang.

Data statistik di babak pertama, Lewandowski dan kawan-kawan unggul dalam penguasaan bola (56 persen) namun tidak banyak serangan Polandia yang membahayakan gawang Kawashima.

Sebaliknya Jepang tampil cepat, baik dalam bertahan maupun dalam serangan balik.

Pelatih Jepang Akira Nishiro tidak memasang beberapa pemain andalannya seperti Keisuke Honda dan Shinji Kagawa sebagai starter, namun pola permainan Jepang tidak banyak berubah.

Pada menit ke-59 Jepang dikejutkan oleh gol Polandia yang dicetak oleh Jan Bednarek, menyambut umpan tendangan bebas Rafal Kurzawa.

Lima menit setelah ketinggalan satu gol, Jepang mulai melakukan pergantina dengan memasukkan pemain klub Eibar Spanyol Takashi Inui yang banyak berperan di sayap kiri.

Namun Jepang masih sulit menembus pertahanan Polandia yang tempil makin percaya diri dan bahkan dapat memanfaatkan serangan balik yang berbahaya.

Bahkan pada menit ke-81 pemain Jepang Makino nyaris membuat gol bunuh diri ketika ia mencoba menghadang umpan tarik pemain sayap Polandia Kamil Grosicki.

Merasa sudah cukup aman dengan kekalahan 0-1 pada lima menit terakhir Jepang mencoba menahan bola sehinggga pertandningan menjadi tidak menarik.

Skor 1-0 tidak berubah hingga babak kedua berakhir.

(Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

close