Iran Tahan Imbang Portugal 1-1


RUSIA, SERUJI.CO.ID – Portugal melaju ke 16 besar Piala Dunia di bawah Spanyol dari Grup B, setelah gol Ricardo Quaresma pada babak kedua dibatalkan oleh penalti pada akhir fase pertandingan dari pemain Iran Karim Ansarirad pada Senin (25/6).

Portugal menyelesaikan fase grup dengan lima poin dengan Spanyol, yang bermain imbang 2-2 dengan Maroko untuk memuncaki klasemen grup dengan mencetak lebih banyak gol, dan menyiapkan pertemuan di putaran kedua melawan pemuncak klasemen Grup A Uruguay pada pertandingan di Sochi.

Melakukan debut Piala Dunia pada usia 34. Ricardo memainkan operan satu-dua dengan Adrien Silva untuk bergerak memotong dari sayap kanan dan melepaskan tendangan melengkung melewati sela-sela tangannya Allireza dengan kaki bagian luarnya.

Iran mendapat hadiah penalti pada fase akhir pertandingan setelah wasit asal Paraguay Enrique Caceres menggunakan sistem video tayangan ulang untuk memastikan tangan pemain Portugal Cedric Soares di kotak bela diri.

Ansarifard mengonversi penalti untuk mengubah skor menjadi 1-1, mendorong Portugal untuk mendapatkan peringkat kedua di klasemen grup di bawah Spanyol.

Portugal menyesali kegagalan Cristiano Ronaldo mengeksekusi penalti pada menit ke-51, setelah Beinravand melakukan penyelamatan hebat untuk menggagalkan sang juara Eropa memimpin 2-0.

Caceres berkonsultasi dengan VAR untuk menghadiahkan penalti untuk Morteza, pelanggaran Pouraliganji terhdap Ronaldo di tengah protes keras dari para penggemar Iran dan di depan para penggemar Iran yang berjumlah banyak di Mordovia Arena.

Bagaimanapun, sang penyerang Real Madrid itu, gagal menolakkan empat penyerang di timnas Inggris Harry Kane untuk membawa Kane kembali mengumumkan poin bagus dengan koleksi lima golnya.

Iran, memerlukan kemenangan untuk memelihara peluang lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya, yang tampil bagus di lini pertahanan dan bertahan dengan baik namun tidak cukup untuk rutin memberikan serangan.

Pasukan Carlos Queiroz mengandalkan diri pada serangan-serangan balik dan meski penyerang ardar Azmoun memperlihatkan sedikit kualitas terbaik pada penyerangnya, itu tidak cukup untuk menggagalkan tim Portugal.

Maroko akan berhadapan dengan tuan rumah AS di Stadion Luzhniki apada Minggu tujuh poin. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close