Menpora Prediksi Timnas U-19 Kalahkan Thailand 3-1

SURABAYA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memprediksi Tim Nasional Indonesia U-19 akan bisa mengalahkan Thailand dengan skor 3-1 pada babak semifinal Piala AFF U-18 di Myanmar, Jumat (15/9).

“Semoga kita menang 3-1,” kata Menpora usai menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis (14/9).

Dirinya berharap Rafli Nursalim dan kawan-kawan bisa tampil maksimal dan total saat melawan Thailand.

“Jangan ada sedikitpun celah bagi lawan untuk membawa bola ke pertahanan kita. Sebaliknya kita harus memastikan kita menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Ditanya soal Rafli Nursalim, pemain jebolan Liga Santri yang digagas Kemenpora menjadi salah satu pencetak gol terbanyak untuk Timnas, Menpora menyatakan kompetisi usia dini haruslah dihargai dan dimaksimalkan dengan baik.

“Entah itu di Liga Santri atau liga kelompok umur lainnya harus dihargai dan dimaksimalkan. Inilah kesempatan bagi pelatih untuk melihat potensi-potensi yang berserakan di seluruh masyarakat, PSSI dan pemerintah secara objektif, dan nyatanya Rafli bisa berbicara lebih baik,” tuturnya.

Saat disinggung soal ada atau tidak bonus untuk Timnas U-19 nanti jika dapat berprestasi maksimal, Imam menuturkan, bonus tidak dimunkinkan untuk anak di bawah usia 20 tahun. Namun, pihaknya akan tetap menghargai prestasi yang telah dibuat.

“Tentu akan kita hargai, entah itu di sekolah atau yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri berhasil lolos ke semifinal setalah menghajar Brunei Darussalam dengan skor telak 8-0, sehingga menjadi juara grup. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER