Lagi, Arsenal Kedodoran di Level Tinggi

MUNICH – Dalam satu dekade, Arsene Wenger berusaha keras membuat Arsenal berbinar. Tim Meriam London ini setiap tahun membuka harapan untuk merebut gelar. Namun, sering kali mereka tersandung di masa-masa hampir puncak.

Musim ini, Arsenal lolos ke babak 16 besar Liga Champion. Namun, baru pertemuan pertama di Munich, Wenger belum bisa meramu tim dengan pas. Arsenal menyerah 1-5 pada Bayern Munich. Meski jadi tuan rumah di Stadion Emirates 7 Maret, berat bagi Arsenal mengalahkan Bayern lebih dari empat gol.

Lampu kuning sudah menyala buat Arsenal sejak awal pertandingan. Tak ada yang menutup Arturo Vidal sehingga bisa melepaskan tembakan jitu dari luar kotak penalti. Untuk gawang bisa diselamatkan David Ospina.

Tapi, pada 11 menit, lampu kuning itu jadi merah. Tiga pemain Arsenal sudah menghadang laju Arjen Robben. Namun, Francis Coquelin maupun Laurent Koscielny gagal menutupinya. Tak pelak, Robben melepaskan tembakan dari tepi membobol gawang Arsenal.

Ada sedikit hiburan. Menit ke-30, Arsenal mendapatkan penalti akibat Laurent Koscielny dilanggar Robert Lewandowski dalam kotak terlarang Bayern. Tendangan penalti Alexis Sanchez ditepis Manuel Neuer. Lalu, bola muntah dimanfaatkan Sanchez mencetak gol balasan. Skor babak pertama 1-1.

Di babak kedua, Arsenal kedodoran. Koscielny keluar dan digantikan Gabriel Paulista membuat pertahanan Arsenal melemah. Tak pelak, Bayern Munich lebih leluasa melancarkan serangan dan mendominasi pertandingan.

Gol yang dibuat Lewandowski dan Thiago Alcantara masing-masing menit ke-53 dan ke-56 memuat Arsenal kelabakan. Thiago kembali mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-63. Terakhir, Thomas Muller menambah gol menit ke-88. Hasil akhir, Arsenal menyerah 1-5.

Dalam konferensi pers singkat usai pertandingan, Wenger berucap, “Kami kedodoran di babak kedua. Yang fatal, kami kehilangan Laurent Koscielny karena cedera. Mental kami runtuh.”

 

Bayern Munich: 1-Manuel Neuer; 21-Philip Lahm, 8-Javi Martinez, 5- Mats Hummels, 27-David Alaba; 14-Xabi Alonso, 6-Thiago Alcantara, 11-Douglas Costa (32-Joshua Kimmich 84), 23-Arturo Vidal, 10-Arjen Robben (13-Rafinha 88); 9-Robert Lewandowski (25-Thomas Muller 86)

Pelatih: Carlo Ancelotti (Italia)

Arsenal: David Ospina; 24-Hector Bellerin, 20-Shkodran Mustafi, 6-Laurent Koscielny (5-Gabriel Paulista 49), 18-Nacho Monreal; 34-Francis Coquelin (12-Olivier Giroud 77), 35-Mohamed Elneny; 15-Alex Oxlade-Chamberlain, 11-Mesut Ozil17-Alex Iwobi (14-Theo Walcott 66); 7-Alexis Sanchez

Pelatih: Arsene Wenger (Prancis)

Wasit: Milorad Mazic (Serbia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER