Lagi, Arsenal Kedodoran di Level Tinggi

0
44
Para pemain Arsenal hanya bisa menahan sedih karena terkalahkan di Munich. (foto; Arsenal FC)

MUNICH – Dalam satu dekade, Arsene Wenger berusaha keras membuat Arsenal berbinar. Tim Meriam London ini setiap tahun membuka harapan untuk merebut gelar. Namun, sering kali mereka tersandung di masa-masa hampir puncak.

Musim ini, Arsenal lolos ke babak 16 besar Liga Champion. Namun, baru pertemuan pertama di Munich, Wenger belum bisa meramu tim dengan pas. Arsenal menyerah 1-5 pada Bayern Munich. Meski jadi tuan rumah di Stadion Emirates 7 Maret, berat bagi Arsenal mengalahkan Bayern lebih dari empat gol.

Lampu kuning sudah menyala buat Arsenal sejak awal pertandingan. Tak ada yang menutup Arturo Vidal sehingga bisa melepaskan tembakan jitu dari luar kotak penalti. Untuk gawang bisa diselamatkan David Ospina.

Tapi, pada 11 menit, lampu kuning itu jadi merah. Tiga pemain Arsenal sudah menghadang laju Arjen Robben. Namun, Francis Coquelin maupun Laurent Koscielny gagal menutupinya. Tak pelak, Robben melepaskan tembakan dari tepi membobol gawang Arsenal.

Ada sedikit hiburan. Menit ke-30, Arsenal mendapatkan penalti akibat Laurent Koscielny dilanggar Robert Lewandowski dalam kotak terlarang Bayern. Tendangan penalti Alexis Sanchez ditepis Manuel Neuer. Lalu, bola muntah dimanfaatkan Sanchez mencetak gol balasan. Skor babak pertama 1-1.

Di babak kedua, Arsenal kedodoran. Koscielny keluar dan digantikan Gabriel Paulista membuat pertahanan Arsenal melemah. Tak pelak, Bayern Munich lebih leluasa melancarkan serangan dan mendominasi pertandingan.

Gol yang dibuat Lewandowski dan Thiago Alcantara masing-masing menit ke-53 dan ke-56 memuat Arsenal kelabakan. Thiago kembali mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-63. Terakhir, Thomas Muller menambah gol menit ke-88. Hasil akhir, Arsenal menyerah 1-5.

Dalam konferensi pers singkat usai pertandingan, Wenger berucap, “Kami kedodoran di babak kedua. Yang fatal, kami kehilangan Laurent Koscielny karena cedera. Mental kami runtuh.”

 

Bayern Munich: 1-Manuel Neuer; 21-Philip Lahm, 8-Javi Martinez, 5- Mats Hummels, 27-David Alaba; 14-Xabi Alonso, 6-Thiago Alcantara, 11-Douglas Costa (32-Joshua Kimmich 84), 23-Arturo Vidal, 10-Arjen Robben (13-Rafinha 88); 9-Robert Lewandowski (25-Thomas Muller 86)

Pelatih: Carlo Ancelotti (Italia)

Arsenal: David Ospina; 24-Hector Bellerin, 20-Shkodran Mustafi, 6-Laurent Koscielny (5-Gabriel Paulista 49), 18-Nacho Monreal; 34-Francis Coquelin (12-Olivier Giroud 77), 35-Mohamed Elneny; 15-Alex Oxlade-Chamberlain, 11-Mesut Ozil17-Alex Iwobi (14-Theo Walcott 66); 7-Alexis Sanchez

Pelatih: Arsene Wenger (Prancis)

Wasit: Milorad Mazic (Serbia)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

rohingya, myanmar

AS Sebut Tindakan Myanmar Terhadap Rohingya Pembersihan Suku

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Amerika Serikat pada Rabu (22/11) menyebut tindakan tentara Myanmar terhadap warga Rohingya pembersihan suku dan mengatakan akan mempertimbangkan hukuman bagi pihak...
Stasiun Cipeundeuy

Banjir dan Longsor Terjang Jalur Kereta Api di Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Banjir dan tanah longsor menerjang beberapa titik jalur rel Kereta Api di wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11),...
Stasiun Cipeundeuy

Rel Tertutup Longsor, Empat Kereta Api Tertahan di Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Jalur selatan kereta api tertutup longsoran tanah di KM231, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11) malam, akibatnya empat pemberangkatan...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...