Ini Kunci Kemenangan Timnas Indonesia U-19

JAKARTA – Lolosnya timnas Indonesia U-19 ke babak semifinal Piala AFF 2017 dinilai oleh kapten tim Rachmad Irianto sebagai dampak dari tampil tanpa beban meski sejak awal dituntut untuk menang besar demi memastikan ke babak selanjutnya.

“Kami bermain kompak, tanpa beban dan sejak awal mempunyai keinginan menang besar. Kemenangan ini membawa kami ke babak semifinal,” kata Rachmad Irianto dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (13/9).

Pada pertandingan penentuan ini, timnas Indonesia mampu mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 8-0. Dengan hasil tersebut anak asuh Indra Sjafri ini sukses menjadi pemuncak klasemen Grup B dengan raihan sembilan poin dari empat pertandingan.

Untuk posisi runner up diduduki tuan rumah Myanmar setelah dipertandingan terakhir mampu menang tipis 2-1 atas tim kuat Vietnam. Myanmar berada diposisi dua setelah membukukan sembilan poin dari empat pertandingan. Antara Indonesia, Myanmar dan Vietnam memiliki poin yang sama. Yang membedakan hanya selisih gol dan head to head.

Di semifinal, timnas Indonesia U-19 ini akan menghadapi runner up Grup A yaitu Thailand. Sesuai dengan rencana, pertandingan penentuan untuk lolos ke partai pamuncak ini digelar Jumat (15/9).

“Thailand adalah tim kuat. Jadi kami harus siap dan harus meningkatkan kembali permainan kita,” kata pemain tim Persebaya Surabaya itu.

Lolosnya Indonesia ke semifinal juga diapresiasi oleh pelatih. Indra Sjafri mengaku perjuangan Egy Maulana dan kawan-kawan luar biasa sehingga membuat timnas mampu memetik kemenangan besar. Hanya saja pihaknya mengakui masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER