Perang Uhud: Kepemimpinan dan Loyalitas

1
288
Bukit Uhud dari kejauhan. (Foto: Firman Arifin)

MADINAHCity tour atau ziarah ke tempat bersejarah menjadi menu wajib dalam rangkaian umrah. Rombongan kami di hari kedua di Madinah di antaranya mengunjungi Bukit Uhud.

Pembimbing kami, Ustad Mudzoffar menjelaskan, bukan hanya dari sisi sejarah saja, tapi ada pelajaran penting yang bisa jadi ibroh bagi umat. Sejarah mencatat, kaum muslimin awalnya menang dalam perang Uhud. Tapi saat kemenangan ada di depan mata, ada godaan yang akhirnya berbalik arah menjadi kekalahan.

Singkatnya kekalahan itu diawali dari tergiurnya pasukan panah di Bukit Uhud melihat rampasan perang yang ditinggalkan pasukan kafir Quraish. Padahal Rasulullah menyampaikan, jangan turun walau kondisi apapun sampai beliau memerintahkan.

Namun perintah yang lugas dan jelas itu tidak diindahkan oleh pasukan panah itu. Pasukan panah yang tersisa hanya 30-an dapat dipukul mundur oleh pasukan yang dipimpin panglima Kholid bin Walid kala masih kafir. Begitu pasukan panah tercerai berai, kalahlah pasukan muslim.

“Meskipun kuat dan cerdasnya seorang pemimpin, tapi loyalitas anak buahnya lemah atau lalai, tidak akan menjadikan tim yang solid dalam memenangkan segala pertempuran”, tegas Ustad Mudhoffar kepada para jamaah umrah.

“Kalau kita perhatikan lagi penyebab utama kelalaian pasukan panah itu adalah urusan dunia, rampasan perang”, tambahnya.

Kalau konteks kekinian dalam pemilihan pimpinan, pilkada DKI misalnya, jika ulama sudah tidak didengar atau tidak diperhatikan oleh sebagian umatnya, maka kemenangan menghadirkan pemimpin yang muslim bisa jadi hanya sekadar harapan.

Semoga dengan mengambil hikmah dari perang Uhud ini umat muslim yang masih menjadikan dunia sebagai acuan utamanya daripada acuan Ilahi, mendapat hidayah dari Allah. Mendengar dan menaati arahan ulama, karena ulama adalah pewaris para nabi.

Para jamaah umrah dari Indonesia kala di Raudhah pun berdoa, semoga para ulama dijaga dan dilindungi oleh Allah. Semoga pula dihadirkan pemimpin muslim, terkhusus di pilkada DKI dan dimenangkan di putaran kedua. Bismillah.

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Suap

2 Politisi PDIP Tersangka Suap DPRD Malang Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua politisi PDIP dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun...

Minimnya Rest Area di Tol Cipali Dikeluhkan Pemudik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengeluhkan kurangnya tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang tol tersebut. Salah...
Herman Hery

Diduga Keroyok dan Aniaya Suami-Istri, Anggota DPR dari PDIP Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dilaporan seorang warga atas nama Ronny Kosasih Yuliarto ke Polres Metro Jakarta Selatan atas...

Jenazah Korban KM Sinar Bangun Disambut Isak Tangis Keluarga

BINJAI, SERUJI.CO.ID - Jenazah korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun yang terjadi di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, satu dari tujuh keluarga warga Kota...

184 Orang Belum Ditemukan dari 206 Data Sementara Penumpang KM Sinar Bangun

TIGARAS, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang. Kepala Kantor SAR Medan Budiawan...