Kiai Muzammil: Ulama Tidak Hanya Menerima Cahaya, tetapi Juga Memantulkan Cahaya

SURABAYA – KH Ahmad Muzamil, pimpinan Pondok Pesantren Rahmatul Umam, Yogyakarta menegaskan bahwa  ulama bukan hanya menerima cahaya, tetapi juga memantulkan cahaya. Dan itu untuk semuanya.

Penegasan itu disampaikan Kiai Muzamil yang juga ketua Bahtsul Masail Pimpinan Wilayah NU Daerah Istimewa Yogyakarta,  ketika membuka acara pengajian Bangbangwetan  Minggu  (12/2) malam di Pendapa Cak Durasim, Surabaya,  dengan judul tema “Konjungsi Rantas” . Kajian rutin bulanan ini juga dihadiri  Sabrang “Noe” Letto, Cendekiawan Muda asal Yogyakarta.

Lebih jauh, Kiai Muzamil menegaskan, kalau semua yang terjadi di dunia adalah apa yang diperkenankan Tuhan dan semua itu baik, lalu kenapa manusia selalu menciptakan jarak antara satu dengan yang lain?

“Pertanyaan itulah yang kita harus mampu melahirkan kesadaran untuk membuat segala sesuatunya itu harus menjadi lebih baik,” tegasnya.

Karena itu, kata Kiai Muzamil,  kita diciptakan Allah harusnya bisa memahami rotasi dan revolusi kita sebagai manusia yang tetap pada jalurnya dan fokus kepada para nabi yang merupakan pantulan dari Allah.

“Sebenarnya Al Quran, nabi, dan alam semesta adalah satu paket,” tegasnya.

Foto : DK/MEPnews.id

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy