Kenapa di Perkantoran Ada Masjid, Gereja Tidak Ada, Ini Penjelasan Wapres JK

1
764
Wakil Presiden Jusuf Kalla.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan penjelasan logis kenapa di Indonesia begitu banyak masjid dibangun di berbagai tempat bahkan hingga perkantoran. Sementara gereja tidak ada dibangun dan disediakan di perkantoran.

“Dalam suatu kali saya pernah ceramah di depan pendeta. Salah satu pendeta tanya, Pak kenapa di mana-mana ada masjid, di perkantoran juga ada, tapi gedung gereja susah dibikin?” ujar Wapres dalam kegiatan Muktamar VII Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (11/11).

Pertanyaan itu, lanjut Jusuf Kalla, ia jawab karena ummat Islam Indonesia menghormati pemeluk agama Kristen.

“Saya jawab itu untuk menghormati Anda. Karena hari ibadah Anda yang penting itu libur, Islam itu hari ibadah pentingnya hari Jumat itu tidak libur. Karena tidak libur, maka harus ada masjid,” ucapnya.

Sementara terkait di Timur Tengah masjid tidak ada dibangun, juga dijelaskan oleh Wapres dengan logis dan sederhana.

“”Sederhana sebenarnya karena di sana liburnya hari Jumat. Jadi Jumatnya pulang ke rumah,” jelas Wapres.

Jusuf Kalla yang juga merupakan Ketua Umum DMI ini, menjelaskan bahwa masjid atau mushola perlu ada dibangun di perkantoran karena terkait dengan jam kerja di Indonesia.

“Dulu jam kerja hanya sampai jam dua, sehingga bisa sholat Zuhur di rumah. Tapi sekarang jam kerja sampai jam empat sore, sehingga ummat Islam harus sholat Zuhur di kantor. Kalau tidak ada masjid di kantor tidak bisa sholat Zuhur,” jelas JK.

Dibagian lain, JK juga mengungkapkan kenapa masjid juga perlu dibangun di mall dan pusat perbelanjaan.

“Jika waktu magrib tiba, (yang sedang di mall -red) tidak perlu pulang ke rumah, bisa sholat di masjid yang ada. Jadi banyak hubungan – hubungannya (kenapa masjid dibangun di kantor dan mall), yang tidak terjadi di negara lain,” tegas Jusuf Kalla. (ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...