Jusuf Kalla Buka Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), secara resmi membuka Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (26/11).

JK bersama rombongan sampai di lokasi muktamar, di Sportorium UMY, sekitar pukul 09.52 WIB. Kedatangan JK disambut sejumlah tokoh Pemuda Muhammadiyah. Tak lama setelah kedatangannya, lagu Indonesia Raya dan Sang Surya dikumandangkan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima dari panitia muktamar di UMY Yogyakarta, Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah yang digelar pada 25-28 November 2018 itu mengambil tema “Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Indonesia”.

Melalui tema muktamar itu, Pemuda Muhammadiyah dituntut berdakwah Islam dengan membawa misi kegembiraan dan menginspirasi perubahan di tengah-tengah umat agar mendatangkan kemajuan bagi Indonesia.

Agenda Muktamar ini terdiri dari laporan pertanggungjawab PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, kemudian pembahasan perubahan AD/ART, dan pembahasan kebijakan program Pemuda Muhammadiyah 2018-2022.

Selanjutnya, dalam muktamar kali ini juga akan dibahas rekomendasi khittah Yogyakarta. Sementara puncak Muktamar XVII adalah pemilihan ketua umum dan ketua formatur Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022.

Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah ini diikuti sekitar 5.000 peserta dan peninjau yang merupakan wakil dan utusan dari masing-masing pimpinan wilayah, pimpinan daerah dan pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.