
Tanah tersebut merupakan milik masyarakat yang dipinjamkan kepada persyarikatan untuk dimanfaatkan sebagai lahan tanaman pohon sengon. Sebagian kecil dari hasil panen pohon tersebut juga akan diberikan kepada pemilik tanah sebagai ucapan terimakasih.
“Alhamdulillah, ini untuk kedua kalinya bagi Pemuda Muhammadiyah Ranting Daun, hasil dari panen yang lalu sudah kami belikan satu set alat drum band lengkap,” ujar Fahrur, mantan Ketua Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Daun.
Untuk saat ini, gotong royongnya bukan hanya melibatkan Pemuda Muhammadiyah Daun saja, melainkan seluruh unsur persyarikatan, mulai dari Bapak-Bapak Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, serta Ibu-Ibu Aisyiyah dan Nasyi’atul Aisyiyah yang ikut serta membantu menyiapkan konsumsi selama gotong royong berlangsung. (ARif R)

Jadi ingat petuah KH Ahmad Dahlan : “Hidup hidupilah muhammadiyah, jangan mencari kehidupab di mihammadiyah”