GNPF MUI akan Gelar Halalbihalal Alumni Aksi Bela Islam

1
166
aksi bela islam, 212
Massa Aksi Bela Islam 2 Desember atau Aksi Superdamai 212 di Monas. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana menggelar acara halalbihalal. Acara tersebut direncanakan akan mempertemukan seluruh elemen yang tergabung dalam Aksi Bela Islam.

Ketua GNPF MUI KH. Bachtiar Nasir mengatakan, halalbihalal yang digelar bukan acara biasa. Acara silaturahim itu akan diadakan dalam skala besar dengan melibatkan banyak ulama dan pejabat pemerintahan.

“Kami akan adakan halalbihalal untuk elemen-elemen Aksi Bela Islam, akan kita kumpulkan. Kami juga akan koordinasi bagaimana terjadi halalbihalal antara ulama, umara (pemerintah), dan umat. Ini lebih luas Insya Allah,” kata Bachtiar di AQL Islamic Center, Jakarta Selatan, Selasa (27/6).

Soal tempat dan segala detailnya, GNPF MUI masih akan membahasnya.

“Ya nanti akan kita informasikan. Kita akan press conference lagi hasil halal bi halal semua elemen Aksi Bela Islam,” ujar Bachtiar.

Aksi Bela Islam merupakan aksi massa yang digelar hingga tujuh kali untuk menuntut penuntasan kasus penodaan agama yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Aksi besar pertama terjadi pada 14 Oktober 2016 di depan Balai Kota DKI Jakarta.

Kemudian aksi kedua lebih besar lagi digelar pada 4 November 2016 atau yang lebih dikenal dengan Aksi 411. Aksi saat itu digelar di depan Istana dan berujung ricuh.

Aksi lebih besar kemudian digelar pada 2 Desember 2016 atau dikenal dengan Aksi Superdamai 212. Aksi kali ini berjalan damai dalam bentuk salat Jumat yang memenuhi lapangan Monas hingga ruas jalan di sekitarnya. Presiden Joko Widodo saat itu juga hadir dan ikut salat Jumat bersama.

Aksi selanjutnya tidak sebesar aksi 411 dan 212 yang masing-masing digelar pada 11 Februari 2018 (Aksi 112), kemudian aksi 21 Februari 2017 (Aksi 212 jilid II), aksi 31 Maret 2017 (Aksi 313) dan terakhir aksi 5 Mei 2017 (Aksi Simpatik 55)

Meski saat ini kasus penodaan agama sudah dianggap selesai dengan dipenjaranya Ahok, kata Bachtiar, GNPF MUI belum berencana bubar. Namun juga belum ada arah GNPF MUI untuk menjadi organisasi masyarakat.

Saat ini fokus GNPF MUI adalah mengawal kasus yang menjerat sejumlah tokoh dan aktivis muslim. Misalnya kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Panglima FPI Munarman, dan beberapa kasus lain.

“GNPF MUI berkewajiban mengawal semua, peristiwa atau kasus terkait Aksi Bela Islam,” kata Bahctiar. (IwanY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

bambang soesatyo

Pengamat Optimis RUU KUHP Dapat Diselesaikan di Era Bamsoet

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN) Mei Susanto optimistis DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo sebagai Ketua dapat menyelesaikan pembahasan Rancangan...
RUU Minuman Beralkohol

Kembali Pernyataan Ketum PAN Dibantah, Kali Ini Terkait RUU Minuman Beralkohol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) DPR RI, Arwani Thomafi membantah pernyataan Ketua Umum Partai...
Bima Arya Sugiarto

Pemkot Bogor Hentikan Izin Tempat Hiburan Malam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengambil tindakan preventif tidak mengeluarkan izin tempat hiburan malam (THM) pascakejadian perkelahian antara anggota Brimob dengan...

Coutinho Dekati Debut di Barca Setelah Berlatih Bersama Tim

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan Philippe Coutinho dapat melakukan debutnya untuk klub pada pertandingan leg kedua perempat final Piala Raja melawan...
menhub

Menhub: Tilang Truk Kelebihan Muatan

CIKARANG, SERUJI.CO.ID - Polisi akan menilang truk yang membawa kelebihan muatan barang saat melaju di jalur Jakarta-Bandung, mengingat selama ini kendaraan tersebut dituding sebagai...
loading...
Perlengkapan Mendaki

Perlengkapan Mendaki Dengan Si Kecil

Untuk mengajak si kecil mendaki, tentunya memerlukan persiapan yang lengkap, selain persiapan mental dan fisik untuk orang tua tentunya. Berdasarkan pengalaman penulis pada saat mendaki...
panahan

Jelang Piala Danlanud Cup, Sejumlah Pemuda Gencar Berlatih Panahan

Kotawaringin Barat - Sejumlah pemuda berlatih olahraga Panahan di lokasi taman kota Pangkalan Bun Park Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Minggu (21/1) sore. Sesi...
Model Berhijab

Pertama Kalinya, L’Oreal Gunakan Model Berhijab

Paris - L'Oréal Paris membuat gebrakan dengan memakai jasa seorang wanita berhijab Amena Khan, blogger asal inggris, untuk promosi produk perawatan rambut terbarunya, Elvive. Amena,...