Gelar Kampanye Kurban di Perbatasan, LazisMU Perkenalkan Maskot Samu dan Dompu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Lembaga Amil Zakat Nasional, LazisMU menggelar kampanye ajakan berkurban saat kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangung di Jalan Thamrin depan Gedung Bawaslu, Ahad (12/8).

Lima puluhan relawan dari mahasiswa Uhamka digerakkan untuk mengajak dan memperkenalkan “Kurban di Perbatasan Indonesia” sebagai program kurban Lazismu di tahun ini.

Dalam kampanye tersebut Lazismu menghadirkan maskot Samu dan Domu sebagai simbol hewan kurban yang biasa dipilih kaum muslimin.

Menurut Koordinator Kampanye Kurban di Perbatasan Indonesia, Falhan Nian Akbar, tujuan memunculkan dua maskot hewan kurban tersebut agar pesan kurban dapat dengan mudah tersampaikan kepada kaum muslimin.

“Di momen CFD semua lapisan masyarakat hadir termasuk anak-anak. Maskot Samu dan Domu ini sebagai sarana mengedukasi dan memperkenalkan ibadah kurban sejak dini,” kata Falhan lewat rilis yang diterima SERUJI, Ahad (12/8).

Terlihat antusias masyarakat yang tinggi terhadap kampanye yang dilakukan LazisMu ini, yang juga menyediakan layanan kesehatan keliling melalaui Indonesia Mobile Clinic (IMC) yang bekerjasama dengan tim kesehatan RSIJ Pondok Kopi Jakarta.

LazisMU kampanye “Kurban untuk Perbatasan” di acara Car Free Day, Jakarta, Ahad (12/8/2018). (foto:LazisMU)

Saat ibunya memeriksa kesehatan, anak-anak bermain dan bercanda dengan maskot Samu dan Domu, mereka tertawa, sambil berlari memeluk dan menarik buntut maskot Samu dan Domu.

Falhan menambahkan, dengan mengangkat tema Kurban di Perbatasan Indonesia, diharapkan informasi ini mampu menjelaskan kepada masyarakat bahwa masih banyak saudara-saudara kita di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) yang belum merasakan daging segar kurban.

“Di kawasan inilah Lazismu memberikan perhatian. Di samping itu, kawasan kumuh, padat dan kantong-kantong kemiskinan baik di kota maupun di pedesaan juga tidak dilupakan,” pungkasnya. (LazisMU/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

KAHMI untuk NKRI

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER