Dahnil Anzar: Jangan Menjadi Hakim Terhadap Pemikiran Kelompok Lain

0
155
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak setelah Apel Akbar KOKAM, di Gresik, Ahad, (7/5) (Foto: Iwan Y/SERUJI)

GRESIK – Dalam menghadapi berbagai perbedaan pemikiran dengan kelompok lain, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak menegaskan kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) lebih mengedepankan dialog.

“Jika dalam pemikiran keagamaan, Muhammadiyah berseberangan dengan ormas lain, kita tidak berhak membubarkannya. Saya sampaikan ke Pemuda Muhammadiyah, ke KOKAM, kalau tidak sepaham maka datangilah dan berdiskusilah,” kata Dahnil kepada SERUJI, selepas Apel Akbar Nasional KOKAM, di Gresik, Ahad (7/5).

Menurut Dahnil dalam menyikapi perbedaan, kader KOKAM dilarang menjadi hakim atas pemikiran kelompok lain. “Karena kita tidak boleh menghakimi pemikiran. Kalau tidak setuju ya datangi dan berdiskusi. Inilah cara yang yang berkemajuan,” katanya.

Terkait dengan adanya pembubaran kegiatan ormas yang diduga bertentangan dengan Pancasila, menurut Dahnil tindakan itu bertentangan dengan konsep negara demokrasi yang dianut Indonesia.

“Jika ada yang berbeda dan melemparkan wacana khilafah atau ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila, maka hal itu kami serahkan kepada polisi. KOKAM tidak mengambil peran polisi, seperti membubarkan pengajian dan acara pihak lain. Kami akan lakukan diskusi. Jangan jadi hakim terhadap pemikiran berbeda,” tegasnya,

Dahnil yang juga Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten berada di Gresik, Jawa Timur dalam rangka memimpin Apel Akhbar Nasional KOKAM yang diadakan di halaman Stadion Tri Dharma – Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, pada Ahad (7/5). Apel yang mengambil tema “Apel Menggembirakan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional” dihadiri ribuan kader KOKAM dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

 

Repoter & Foto: Iwan Y
EDITOR: Harun S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...