Dahnil Anzar: Jangan Menjadi Hakim Terhadap Pemikiran Kelompok Lain

GRESIK – Dalam menghadapi berbagai perbedaan pemikiran dengan kelompok lain, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak menegaskan kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) lebih mengedepankan dialog.

“Jika dalam pemikiran keagamaan, Muhammadiyah berseberangan dengan ormas lain, kita tidak berhak membubarkannya. Saya sampaikan ke Pemuda Muhammadiyah, ke KOKAM, kalau tidak sepaham maka datangilah dan berdiskusilah,” kata Dahnil kepada SERUJI, selepas Apel Akbar Nasional KOKAM, di Gresik, Ahad (7/5).

Menurut Dahnil dalam menyikapi perbedaan, kader KOKAM dilarang menjadi hakim atas pemikiran kelompok lain. “Karena kita tidak boleh menghakimi pemikiran. Kalau tidak setuju ya datangi dan berdiskusi. Inilah cara yang yang berkemajuan,” katanya.

Terkait dengan adanya pembubaran kegiatan ormas yang diduga bertentangan dengan Pancasila, menurut Dahnil tindakan itu bertentangan dengan konsep negara demokrasi yang dianut Indonesia.

“Jika ada yang berbeda dan melemparkan wacana khilafah atau ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila, maka hal itu kami serahkan kepada polisi. KOKAM tidak mengambil peran polisi, seperti membubarkan pengajian dan acara pihak lain. Kami akan lakukan diskusi. Jangan jadi hakim terhadap pemikiran berbeda,” tegasnya,

Dahnil yang juga Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten berada di Gresik, Jawa Timur dalam rangka memimpin Apel Akhbar Nasional KOKAM yang diadakan di halaman Stadion Tri Dharma – Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, pada Ahad (7/5). Apel yang mengambil tema “Apel Menggembirakan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional” dihadiri ribuan kader KOKAM dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

 

Repoter & Foto: Iwan Y
EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahmad Dhani The Warrior

Jika John Lennon mampu menciptakan "protest song" seperti "Give peace a chance" atau "imagine", tanpa penderitaan di penjara, maka Dhani akan mampu lebih hebat dari Lennon. Maksudnya, dia selain penggubah lagu/syair dan penyanyi, akan sekaligus menjadi sang pejuang. Ahmad Dhani The Warrior.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Mengenal Perbedaan Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar Beserta Hal Menarik Lainnya

Salah satu suku di Indonesia yang cukup unik karena konsistensinya menjaga alam dan memegang teguh adat istiadat.

KUNTUM KHAIRA UMMATIN