Dahnil Anzar: Jangan Menjadi Hakim Terhadap Pemikiran Kelompok Lain

0
124
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak setelah Apel Akbar KOKAM, di Gresik, Ahad, (7/5) (Foto: Iwan Y/SERUJI)

GRESIK – Dalam menghadapi berbagai perbedaan pemikiran dengan kelompok lain, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak menegaskan kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) lebih mengedepankan dialog.

“Jika dalam pemikiran keagamaan, Muhammadiyah berseberangan dengan ormas lain, kita tidak berhak membubarkannya. Saya sampaikan ke Pemuda Muhammadiyah, ke KOKAM, kalau tidak sepaham maka datangilah dan berdiskusilah,” kata Dahnil kepada SERUJI, selepas Apel Akbar Nasional KOKAM, di Gresik, Ahad (7/5).

Menurut Dahnil dalam menyikapi perbedaan, kader KOKAM dilarang menjadi hakim atas pemikiran kelompok lain. “Karena kita tidak boleh menghakimi pemikiran. Kalau tidak setuju ya datangi dan berdiskusi. Inilah cara yang yang berkemajuan,” katanya.

Terkait dengan adanya pembubaran kegiatan ormas yang diduga bertentangan dengan Pancasila, menurut Dahnil tindakan itu bertentangan dengan konsep negara demokrasi yang dianut Indonesia.

“Jika ada yang berbeda dan melemparkan wacana khilafah atau ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila, maka hal itu kami serahkan kepada polisi. KOKAM tidak mengambil peran polisi, seperti membubarkan pengajian dan acara pihak lain. Kami akan lakukan diskusi. Jangan jadi hakim terhadap pemikiran berbeda,” tegasnya,

Dahnil yang juga Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten berada di Gresik, Jawa Timur dalam rangka memimpin Apel Akhbar Nasional KOKAM yang diadakan di halaman Stadion Tri Dharma – Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, pada Ahad (7/5). Apel yang mengambil tema “Apel Menggembirakan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional” dihadiri ribuan kader KOKAM dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

 

Repoter & Foto: Iwan Y
EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...