Tim Barunastra ITS Sabet Juara 4 Lomba Robot Kapal Internasional

0
145
roboboat, barunastra, its
Ilustrasi - Tim Barunastra ITS saat Juara 3 Roboboat Competition 2016 (Foto: Infokampus.news)

SURABAYA – Tim roboboat Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyabet juara ke-4 dalam ajang “AUVSI 10th International Roboboat Competition 2017” di Daytona Beach, Florida, Amerika Serikat.

Ajang kompetisi tahunan tersebut digelar tanggal 20-25 Juni 2017.

Juara pertama diraih oleh Daytona Beach Home Schoolar, juara kedua diraih Hagerty High School, dan juara ketiga diraih Georgia University. Kemudian juara keempat berhasil ditempati ITS dan posisi kelima oleh Embry Riddle University.

Prestasi yang diraih Tim Barunastra ITS tahun ini tidak sebagus tahun lalu yang berhasil meraih juara ketiga. Menurut Ketua Tim Barunastra ITS Muhammad Galih Ghafara, turunnya prestasi tersebut disebabkan beberapa kendala saat pertandingan.

“Komunikasi dengan tim sempat terputus karena alat komunikasi mati disebabkan sedang dipakai untuk kompas kapal,” kata Galih melalui keterangan tertulis, Selasa (27/6).

Meski demikian, dirinya masih merasa bersyukur karena tim yang dipimpinnya bisa meraih posisi juara keempat.

“Sebenarnya tim agak kecewa karena prestasinya di bawah tahun lalu,” kata mahasiswa Departemen Teknik Sistem Perkapalan angkatan 2014 ini.

Padahal, lanjutnya, pada saat kualifikasi tim Barunastra berhasil posisi 1. Tapi pada saat final ada beberapa komponen Barunastra yang tidak bekerja dengan baik.

“Bahkan poin Barunastra saat kualifikasi adalah rekor dalam lomba, sampai-sampai jurinya tidak bisa menyebutkan jumlah poinnya karena terlalu banyak tetapi pada final tidak selancar kualifikasi,” jelasnya.

Meskipun mendapat posisi nomor 4, menurut Galih, tim Barunastra mendapat banyak pengalaman dari lomba ini.

Sementara itu, dosen pendamping tim Barunastra Hendra Kusuma mengaku bangga karena ITS juga mampu mengalahkan beberapa universitas bergengsi di AS, antara lain Michigan Univeraity, Iowa University dan Embry Riddle University.

“Kami masih ingat ketika tim ini sempat ketinggalan pesawat saat berangkat karena pesawat yg ditumpangi dari Surabaya mengalami delay 7 jam. Tapi syukurlah akhirnya terbayar dengan hasil yang cukup membanggakan,” ujar dosen Teknik Elektro ini. (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU