Mikul Dhuwur Mendhem Jero

WHO Miinta Laporan Kesehatan Jelang Musim Haji

0
30
Pemerintah Arab Saudi sudah mengeluarkan rekomendasi penanganan kesehatan untuk mengurangi infeksi menular selama kegiatan ibadah haji.(Foto: harnas.co)

JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization, WHO) meminta negara-negara yang mengikuti penyelenggaraan haji di Arab Saudi untuk melaporkan kondisi kesehatan dan berbagi informasi yang terjadi di negaranya.

Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta, Rabu (22/2), perwakilan WHO Regional Office for Eastern Mediterranean Mamunur Rahman Malik mengatakan, Kerajaan Arab Saudi sudah menyusun kebijakan persyaratan kesehatan sesuai bukti yang ada.

Pemerintah Arab Saudi sudah mengeluarkan rekomendasi penanganan kesehatan untuk mengurangi infeksi menular selama kegiatan ibadah haji.

Pemerintah Arab mengimbau jamaah nantinya menggunakan masker atau sapu tangan saat berada di keramaian dan saat bersin atau batuk. Tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan apabila belum dicuci dengan air, menyapa orang lain hanya dengan berjabat tangan (hindari kontak langsung), dan gunakan vaksin untuk menjaga kondisi tubuh.

“Pemerintah Arab Saudi pasti melakukan pemindaian di setiap titik masuk bersama WHO sebagai penilai untuk meminimalkan potensi risiko peningkatan penyakit yang dapat terjadi,” kata Mamunur.

Pemerintah Arab Saudi, lanjut dia, terus melihat kondisi daerah-daerah yang menjadi pusat kegiatan perkumpulan massa. Apa yang sudah ada dan apa yang belum ada, untuk dapat ditingkatkan sarana dan prasarananya.

“Semua ini dilakukan agar kita memiliki kesehatan yang baik ke depannya”, tegas dia.

Perhatian khusus juga diberikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dengan mengedepankan kebijakan kesehatan masyarakat melalui upaya promotif preventif untuk mendukung penanggulangan faktor risiko pesakitan.

Pemerintah Indonesia juga melakukan peningkatan fasilitas kesehatan untuk jamaah haji. Selain itu,  melakukan pelatihan simulasi tentang regulasi keadaan darurat serta integrasi antar lembaga untuk menunjang penurunan risiko yang tidak diinginkan.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya dari Myanmar

JENEWA, SERUJI.CO.ID - Badan pengungsi PBB pada Senin (25/9) menyerukan peningkatan dukungan buat sebanyak 436.000 pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh...
#savepartaigolkar

DPP Terindikasi Lakukan Politik Transaksional, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ribuan kader Golongan Karya se-Jawa Barat melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk sindiran terhadap DPP Partai Golkar yang terindikasi melakukan politik...

Politisi PKS: Soliditas PKS-Gerindra Harus Dijaga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana menyatakan soliditas antara PKS dengan Gerindra harus dijaga dengan baik untuk bersama-sama membangun politik...

Pemerintah Sebut Investasi Dana Haji Tingkatkan Nilai Manfaat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Nizar Ali menyampaikan dana haji berpotensi meningkat nilai manfaatnya bila diinvestasikan. "Peningkatan nilai manfaat...
miras

Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia...
bps

Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Serukan Pembangunan Berlandaskan Data

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Secara nasional, tanggal 26 September diperingati sebagai Hari Statistik Nasional (HSN). Dalam peringatan HSN 2017 tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS)...