Waspada Prediabetes, Kapan Harus Cek Gula Darah?

Memastikan seseorang menderita prediabetes itu sebenarnya sangat mudah, cukup memeriksa gula darah puasa atau memastikan adanya gangguan toleransi gula dengan memeriksa gula darah seseorang setelah pembebanan gula.

Gula darah puasa normal adalah di bawah 100 mg/dl. Bila gula darah lebih besar dari 100 mg/dl tetapi kurang dari 126 mg/dl, maka hasil ini menunjukkan seseorang sudah menderita prediabetes. Dan, bila seseorang diberi beban minum gula sebanyak 75 gr, dua jam kemudian gula darahnya diperiksa, gula darah yang menunjukkan besaran antara 140 mg/dl dan kurang dari 200 mg/dl, diagnosis prediabetes dapat ditegakkan.

Memeriksa gula darah sekarang juga sangat mudah. Kita dapat lakukan sendiri. Alatnya juga mudah didapatkan dan harganya pun tidak mahal. Kita tidak harus ke laboratorium khusus untuk memeriksa gula darah ini. Di mana dan kapan pun bisa kita lakukan.

Sayangnya, di samping gejala prediabetes yang tidak khas, kita sering merasa tidak ada masalah dengan kesehatan kita, kita sering merasa sehat-sehat saja. Dan, barangkali kebanyakan kita juga bingung kapan harus memeriksa gula darah. Serta , perlu diingat juga bahwa sebagian besar penderita prediabetes adalah calon penyandang diabetes dalam beberapa tahun ke depan.

Kenaikan gula darah pada penderita prediabetes juga bukan tidak bermasalah. Walaupun belum didiagnosis sebagai penderita diabetes melitus, dibandingkan kelompok mereka dengan gula darah normal, penyandang prediabetes mempunyai risiko serangan jantung dan stroke 50 persen lebih besar.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER