Teknik Memerah ASI yang Efektif

0
128
Semakin banyak ibu yang mempersiapkan stok ASIP-nya .

DEPOK – Air Susu Ibu Perahan (ASIP) sudah semakin populer saat ini. Semakin banyak ibu yang mempersiapkan stok ASIP-nya untuk kebutuhan buah hatinya dikala harus kembali bekerja, atau ketika meninggalkan bayi beberapa waktu untuk berpergian dari beberapa hari sebelumnya.

Ada 3 cara memerah ASI yang biasa dilakukan:
1. Menggunakan Tangan
Cara ini akan lebih melelahkan karena tangan Anda yang akan paling banyak bekerja, akan tetapi menjadi lebih simpel karena Anda tidak harus mencuci botol pompa dan komponen lainnya.
Yang harus dilakukan adalah memastikan tangan Anda bersih dengan mencuci tangan terlebih dulu sebelum mulai memerah. Pastikan botol yang digunakan juga steril. Kemudian perah payudara (PD) Anda dimulai dari ujung aerola sampai ke arah puting.

Pada awal memerah dengan tangan, banyak ibu yang mengalami kesulitan dan sering berceceran. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, maka lama kelamaan akan terbiasa dan perahannya pun jadi terpola. Sehingga dengan menggunakan tangan, proses memerah akan menjadi lebih cepat. Selain itu, memerah dengan tangan juga dapat mengosongkan PD dengan lebih sempurna.

2. Menggunakan Pompa Manual
Pompa manual ini digerakan menggunakan tuas. Jadi tangan Anda masih bekerja dalam memerah ASI. Meskipun menggunakan alat, tetapi Anda masih dapat mengontrol keluarnya ASI. Semakin cepat Anda menggerakan pompa, semakin cepat pula ASIP yang dihasilkan.

3. Menggunakan Pompa Elektrik
Dengan menggunakan pompa elektrik, Anda lebih bisa bersantai. Terutama apabila menggunakan pompa elektrik yang memiliki 2 corong untuk kedua PD (tidak bergantian). Dengan begitu, Anda tinggal menunggu botol terisi penuh. Tetapi ada beberapa alat pompa elektrik yang suaranya cukup keras, sehingga dapat membuat kurang nyaman. Jadi apabila Anda memilih untuk menggunakan pompa elektrik, pilihlah pompa yang mempunyai suara yang lembut.

Dari ketiga cara tersebut manakah yang paling efektif? Efektif atau tidaknya kembali pada frekuensi anda memerah ASI. Karena semakin sering Anda memerah, maka akan semakin banyak pula ASIP yang dapat dihasilkan. Apabila Anda bekerja, usahakan minimal 2 kali Anda lakukan setiap pagi dan sore. Termasuk di rumah 1 kali.

Selain ketiga cara tersebut, Anda dapat mengombinasikannya. Misalnya, susui bayi Anda dengan PD sebelah kanan, lalu perah PD kiri anda dengan pompa manual atau elektrik. Atau apabila Anda mempunyai pompa elektrik yang hanya punya 1 corong, Anda bisa memerah PD sebelahnya dengan tangan.

Anda juga dapat melakukan pijat PD dan mengompresnya bergantian antara air hangat dan air dingin untuk memperlancar produksi ASI. Dengan begitu produksi ASI Anda akan semakin melimpah.

EDITOR: Rizky

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...