Karunia Alloh Tak Terbatas

Teknik Memerah ASI yang Efektif

0
120
Semakin banyak ibu yang mempersiapkan stok ASIP-nya .

DEPOK – Air Susu Ibu Perahan (ASIP) sudah semakin populer saat ini. Semakin banyak ibu yang mempersiapkan stok ASIP-nya untuk kebutuhan buah hatinya dikala harus kembali bekerja, atau ketika meninggalkan bayi beberapa waktu untuk berpergian dari beberapa hari sebelumnya.

Ada 3 cara memerah ASI yang biasa dilakukan:
1. Menggunakan Tangan
Cara ini akan lebih melelahkan karena tangan Anda yang akan paling banyak bekerja, akan tetapi menjadi lebih simpel karena Anda tidak harus mencuci botol pompa dan komponen lainnya.
Yang harus dilakukan adalah memastikan tangan Anda bersih dengan mencuci tangan terlebih dulu sebelum mulai memerah. Pastikan botol yang digunakan juga steril. Kemudian perah payudara (PD) Anda dimulai dari ujung aerola sampai ke arah puting.

Pada awal memerah dengan tangan, banyak ibu yang mengalami kesulitan dan sering berceceran. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, maka lama kelamaan akan terbiasa dan perahannya pun jadi terpola. Sehingga dengan menggunakan tangan, proses memerah akan menjadi lebih cepat. Selain itu, memerah dengan tangan juga dapat mengosongkan PD dengan lebih sempurna.

2. Menggunakan Pompa Manual
Pompa manual ini digerakan menggunakan tuas. Jadi tangan Anda masih bekerja dalam memerah ASI. Meskipun menggunakan alat, tetapi Anda masih dapat mengontrol keluarnya ASI. Semakin cepat Anda menggerakan pompa, semakin cepat pula ASIP yang dihasilkan.

3. Menggunakan Pompa Elektrik
Dengan menggunakan pompa elektrik, Anda lebih bisa bersantai. Terutama apabila menggunakan pompa elektrik yang memiliki 2 corong untuk kedua PD (tidak bergantian). Dengan begitu, Anda tinggal menunggu botol terisi penuh. Tetapi ada beberapa alat pompa elektrik yang suaranya cukup keras, sehingga dapat membuat kurang nyaman. Jadi apabila Anda memilih untuk menggunakan pompa elektrik, pilihlah pompa yang mempunyai suara yang lembut.

Dari ketiga cara tersebut manakah yang paling efektif? Efektif atau tidaknya kembali pada frekuensi anda memerah ASI. Karena semakin sering Anda memerah, maka akan semakin banyak pula ASIP yang dapat dihasilkan. Apabila Anda bekerja, usahakan minimal 2 kali Anda lakukan setiap pagi dan sore. Termasuk di rumah 1 kali.

Selain ketiga cara tersebut, Anda dapat mengombinasikannya. Misalnya, susui bayi Anda dengan PD sebelah kanan, lalu perah PD kiri anda dengan pompa manual atau elektrik. Atau apabila Anda mempunyai pompa elektrik yang hanya punya 1 corong, Anda bisa memerah PD sebelahnya dengan tangan.

Anda juga dapat melakukan pijat PD dan mengompresnya bergantian antara air hangat dan air dingin untuk memperlancar produksi ASI. Dengan begitu produksi ASI Anda akan semakin melimpah.

EDITOR: Rizky

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...