
Untuk penanggulangan gangguan penglihatan lainnya diperlukan beberapa langkah strategis, antara lain menjamin anak sekolah dengan gangguan penglihatan dapat terkoreksi, mengembangkan pola pelayanan kesehatan komprehensif penderita retinopati diabetikum, glaukoma dan low vision, dan mengembangkan konsep rehabilitasi penglihatan yang komprehensif dan inklusif.
“Dalam meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan mata yang komprehensif dan bermutu, kami mempersiapkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan baik Puskesmas maupun Rumah Sakit yang diperkuat dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional untuk operasi katarak,” jelas Nila.
Hari Penglihatan Sedunia tahun 2017 mengambil tema-nasional “Mata Sehat, Investasi Bangsa”. Tema ini relevan dengan upaya Pemerintah mencegah dan mengendalikan kebutaan di Indonesia dengan melibatkan seluruh jajaran lintas sektor, organisasi profesi, kalangan swasta, dunia usaha serta seluruh lapisan masyarakat. Sebab, gangguan penglihatan dan kebutaan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. (Putra/Hrn)
